Makan Salmon dan Bayam Secara Rutin untuk Turunkan Kolesterol Tinggi

Torie Natalova    •    Jumat, 11 Aug 2017 14:56 WIB
kolesterol
Makan Salmon dan Bayam Secara Rutin untuk Turunkan Kolesterol Tinggi
Asam lemak omega-3 dalam ikan salmon dapat membantu menurunkan kolesterol jahat, meningkatkan kolesterol baik dan trigliserida lebih rendah. (Foto: Monstruo Estudi/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kolesterol memiliki kebaikan sekaligus keburukan untuk tubuh. Ada dua jenis kolesterol yakni kolesterol baik dan jahat. Kolesterol jahat dalam jumlah tinggi di tubuh dapat memicu masalah kesehatan yang serius seperti penyakit jantung dan stroke.

Agar kolesterol jahat tidak semakin meningkat dari waktu ke waktu, penderita kolesterol tinggi harus menjaga asupan makanan sehari-hari.

Ada sejumlah makanan yang dapat membantu menjaga kolesterol Anda tetap stabil. Kacang, cokelat hingga sayur bayam dapat membantu menjaga kadar kolesterol Anda. Berikut adalah beberapa makanan yang dapat dikonsumsi penderita kolesterol tinggi.



1. Cokelat
Cokelat dapat menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh Anda. Tetapi, pilih cokelat hitam atau dark chocolate yang memang memiliki rasa lebih pahit dibanding cokelat susu. Dark chocolate mengandung lebih banyak antioksidan flavonoid yang bekerja untuk menjaga darah saling menempel, juga meningkatkan kolesterol baik. 



2. Kacang

Jenis kacang yang terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol adalah kacang almond, kenari dan kacang mete. Ketiga jenis kacang ini mengandung lemak tak jenuh tunggal yang sehat dan sangat baik bagi jantung Anda. Kacang juga mengandung vitamin E, magnesium, tembaga dan fitokimia serta omega-3.

Kacang-kacangan juga kaya akan serat yang dapat menurunkan kolesterol. Makan secangkir kacang-kacangan jenis apapun setiap hari dapat menurunkan kolesterol hingga 10 persen dalam waktu 6 minggu.

(Baca juga: Makanan yang Baik untuk Kesehatan Genital Anda)



3. Kacang kedelai
Jenis kacang yang satu ini membantu memelihara kesehatan jantung dengan memotong jumlah lemak jenuh yang dikonsumsi. Makanan dengan bahan utama dari kacang kedelai bisa digunakan sebagai pengganti daging dan keju. Terlalu banyak lemak jenuh bisa meningkatkan LDL atau kolesterol jahat di tubuh.

Lemak jenuh biasanya terdapat di produk hewani seperti susu, krim, mentega, keju dan daging. Minyak sawit, minyak kelapa dan minyak sayur juga merupakan lemak jenuh nabati. Isoflavon yang ada pada kedelai dapat mengurangi kolesterol jahat. Food and Drug Administration (FDA) menyarankan untuk makan setidaknya 25 gram protein kedelai setiap hari untuk menurunkan kolesterol.



4. Bayam
Bayam mengandung lutein tinggi yang sudah memiliki reputasi menjaga degenerasi makula terkait usia, penyebab kebutaan. Penelitian menunjukkan bahwa hanya konsumsi satu setengah cangkir makanan kaya lutein dapat menjaga Anda dari serangan jantung dengan membantu dinding arteri menyerang kolesterol yang sebabkan penyumbatan.



5. Teh
Teh memiliki senyawa antioksidan yang tinggi. Studi membuktikan teh membantu menjaga pembuluh darah rileks dan mencegah pembekuan darah. Flavonoid, antioksidan utama dalam teh, terbukti mencegah oksidasi kolesterol jahat yang menyebabkan pembentukan plak di dinding arteri. 

Secangkir teh panas sebenarnya mengandung lebih banyak antioksidan daripada satu porsi buah atau sayuran. Teh hijau dan teh hitam memiliki kadar antioksidan yang tinggi dan sangat baik untuk kesehatan.



6. Bawang putih
Bawang putih dipercaya dapat menurunkan kolesterol, mencegah pembekuan darah, menurunkan tekanan darah dan melindungi infeksi. Bumbu dapur satu ini diyakini dapat menghentikan plak arteri penyumbatan pada tahap awal. Rutin konsumsi 2-4 siung bawang putih segar setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol dan manfaat kesehatan lain.



7. Salmon

Berdasarkan penelitian, beberapa jenis lemak sebenarnya dapat melindungi tubuh dari kolesterol. Asam lemak omega-3 dalam ikan salmon dapat membantu menurunkan kolesterol jahat, meningkatkan kolesterol baik dan trigliserida lebih rendah. 

Salmon merupakan sumber protein yang sangat baik karena tinggi asam lemak omega-3 yang disebut EPA dan DHA yang baik untuk jantung Anda. The American Heart Association merekomendasikan makan setidaknya dua porsi ikan setiap minggu dan pilih ikan yang mengandung lemak tinggi karena kaya dengan minyak ikan omega-3.











(TIN)