Lemak Ini Berfungsi Jaga Sistem Kekebalan Tubuh

Nia Deviyana    •    Selasa, 13 Jun 2017 14:40 WIB
studi kesehatan
Lemak Ini Berfungsi Jaga Sistem Kekebalan Tubuh
(Foto: Foxnews)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak semua orang bisa "menerima" lemak di perutnya. Selain mengganggu penampilan, tumpukan lemak di perut menjadi indikator seberapa tinggi risiko obesitas.

Namun, jangan salah. Tak semua lemak di perut berbahaya bagi tubuh. Di perut, ada lemak besar yang disebut omentum dan berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.

Omentum menghubungkan banyak organ di perut, termasuk limpa, lambung, dan usus besar. "Bentuknya menyerupai celemek yang tergantung di depan organ perut," demikian ulasan yang dipublikasikan di Jurnal Trends in Immunology.

Selain berisi sel-sel lemak, dalam omentum terdapat sel-sel imun. Peneliti menemukan gumpalan ini pada kelinci pada 1874, dan menamainya "bintik-bintik susu" karena berwarna putih di antara sel lemak yang berwarna kuning.

Troy Randall, ahli imunologi klinis di University of Alabama di Birmingham menjelaskan, bintik-bintik susu tersebut bertugas menyaring cairan, mengumpulkan sel, antigen, dan bakteri sebelum sistem kekebalan tubuh dibentuk.

Para peneliti tahun 1990-an memberi julukan "polisi perut" untuk omentum karena juga berfungsi memonitor keadaan perut. Secara khusus, omentum berperan mengurangi peradangan pada selaput tipis yang melapisi rongga perut, yang disebut peritoneum, serta membantu menyembuhkan luka bedah.

Tetapi fungsi ometum juga bisa merugikan tubuh, terutama jika strukturnya berinteraksi dengan sel kanker.

"Omentum bekerja sebaliknya apabila bertemu sel tumor, yakni dengan memberi toleransi, bukan memproduksi sistem kekebalan untuk melawan," kata Randall.

Apabila terjepit di ometum, sel tumor bisa tumbuh dan berkembang biak.


(DEV)