Gaya Hidup Muda Tentukan Kondisi Manula

Richaldo Y. Hariandja    •    Rabu, 24 May 2017 11:21 WIB
tips kesehatan
Gaya Hidup Muda Tentukan Kondisi Manula
(Foto: Huffington Post)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penelitian yang dilakukan Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (Pergemi) menunjukkan hanya 15 % kaum lansia yang menikmati masa tua mereka dalam kondisi yang sehat. Sebanyak 61% hidup dengan kondisi sakit tetapi dapat beraktivitas dan 24% memiliki penyakit yang membuat mereka harus mendapat perawatan di atas tempat tidur.

"Kondisi kita saat tua nanti bergantung pada gaya hidup dan apa yang kita makan saat muda," ucap Ketua Pergemi Siti Setiati, dalam perayaan Hari lanjut Usia Nasional yang digelar Kalbe Farma, di Jakarta, Senin (22/5). Menurut dia, nutrisi dan pola konsumsi makanan menjadi faktor risiko utama yang menentukan akan seperti apa seseorang saat menjadi lansia nanti. Faktor lainnya ialah kesepian yang dialami kaum lansia.

Penelitian tersebut melibatkan 400 orang sebagai sampel dan dilakukan di Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya, dan Yogyakarta.

"Penelitian ini berjalan dari 2014 dan masih berlangsung," imbuh dia. Dikatakan Siti, kekurangan nutrisi membuat seseorang berisiko empat kali lebih besar untuk mengalami penurunan kesehatan saat lansia. Untuk itu, dirinya meminta masyarakat mulai memperhatikan nutrisi yang dimakan.

Salah satu cara terbaik, lanjut dia, ialah tidak mengasup kalori berlebihan, memperbanyak asupan protein, dan mengurangi karbohidrat. "Akan tetapi, jangan lupa juga terhadap mikronutrien seperti vitamin, buah, sayur, dan susu," ucap dia.

Tetap aktif

Pada kesempatan sama, Founder PT Kalbe Farma Boenjamin Setiawan menekankan pentingnya aktivitas dan kemauan untuk tidak pasrah saat menjadi lansia. "Yang harus dilakukan para kaum lansia ialah rajin bergerak dan belajar hal baru, mencari informasi di internet jadi cara ampuh melatih otak agar tidak diam," ucap laki-laki yang tetap aktif di usia 83 tahun itu.

Sementara itu, senior influencer lansia dari Bandung Istiati Soedibjo menyatakan orangtua memegang peranan penting untuk menyiapkan anak-anak menjadi lansia. Dirinya merasa beruntung ketika dulu dididik untuk menjadi mandiri dan aktif dalam berkegiatan. "Jadinya, ketika jadi lansia saya tidak bisa hanya diam, mau saya ya melakukan sesuatu, dengan berbagi kepada sesama itu membuat saya semangat dalam usia ini," tukas dia.


(DEV)