Ketahui Ini Bahasa Tubuh Si Pembohong

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 25 Aug 2017 11:16 WIB
psikologi
Ketahui Ini Bahasa Tubuh Si Pembohong
Para peneliti Smell and Taste Treatment and Research Foundation di Chicago menemukan bahwa hidung seseorang membesar saat mereka berbohong. (Foto: Maxresdefault)

Metrotvnews.com, Jakarta: Berbohong adalah hal negatif, yang sayangnya, banyak dilakukan orang. Pengarang buku The Day America Told the Truth, James Patterson, mengungkapkan bahwa sekitar 91 persen warga Amerika berbohong di rumah dan kantor (dengan jumlah partisipan 2.000 warga). 

Berikut adalah beberapa bahasa tubuh yang bisa langsung Anda sadari ketika seseorang berbohong. 



1. Lebih jarang tersenyum

Sebuah studi menemukan pembohong cenderung lebih sedikit tersenyum saat berbohong. Menurut peneliti Paul Ekman, hal tesebut dikarenakan pembohong merasa memiliki penghalang ganda dengan cara mengurangi senyum. Namun, jika sebaliknya, pembohong akan cederung tersenyum lebih banyak dengan cepat dan menahan tarikan bibir tersebut lebih lama. 



2. Lebih sering menggaruk leher
Salah satu ciri yang terlihat jelas saat seseorang berbohong adalah menggaruk leher bagian belakang telinga menggunakan jari telunjuk tangan yang lebih aktif. Hal tersebut merupakan pertanda tak aman, ragu, dan tak yakin; dimana biasanya rasa tersebut muncul saat seseorang menyembunyikan kebenaran. 

(Baca juga: Mengapa Pembohong Terus Berbohong?)



3. Lebih sering memegang wajah
Menyentuh wajah dengan tangan adalah pertanda paling umum saat seseorang berbohong. seperti dahi atau pipi. Bahkan, pembohong cenderung bertingkah seperti anak kecil yaitu memegang mulut, telinga dan mata dimana hal tersebut berarti mereka ingin berhenti berbicara, mendengarkan, atau melihat. Seiring bertambahnya usia, seseorang yang tengah berbohong melakukan hal tersebut dengan cepat dan tanpa disadari. 



4. Menyentuh hidung saat berbicara
Para peneliti Smell and Taste Treatment and Research Foundation di Chicago menemukan bahwa hidung seseorang membesar saat mereka berbohong.

al ini dikarenakan ada kimia yang keluar akibat tekanan saat menceritakan kebohongan sehingga jaringan hidung membengkak. Efek yang diberikan adalah rasa gatal pada indera penciuman tersebut sehingga pembohong menyentuh hidung mereka. 



5. Melonggarkan kerah
Pertanda paling umum ini disebabkan karena adanya sensitivitas akibat jaringan wajah dan leher yang menegang. Ketika seseorang berbohong, akan tercipta sensasi geli pada area tersebut sehingga pembohong ingin menyentuhkan. Tekanan tersebut juga menimbulkan keringat di sekitar leher sehingga kerah baju dilonggarkan. 










(TIN)