Pola Makan Tinggi Gula Tingkatkan Risiko Depresi pada Pria

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 22 Aug 2017 17:55 WIB
kesehatan
Pola Makan Tinggi Gula Tingkatkan Risiko Depresi pada Pria
(Foto: National Review)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian menemukan bahwa konsumsi tinggi gula pada pria dapat meningkatkan insidensi depresi.

Studi tersebut menemukan bahwa pria yang mengonsumsi gula sebanyak 67 gram.per hari berisiko 23 persen lebih besar memgalami gangguan kesehatan mental selama lima tahun ke depan, dibandingkan dengan pria yang mengonsumsi lebih sedikit.

Hubungan tersebut masih terlihat meskipun bebberpa faktor telah diperhitungkan, seperti perilaku kesehatan, demografi sosial, dan pola makan.

Hasil penelitian berdasarkan rekaman pola makan da  kesehatan dari 7 ribu partisipan selama 22 tahun.

Meski demikian, studi tersebut tak menemukan adanya hubungan antara peningkatan asupan gula dengan peningkatan insidensi gangguan kesehatan mental pada wanita.

Selain itu, para peneliti juga yakin bahwa pria cenderung tak makan makanan manis saat depresi.

"Ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan risiko gangguam mental umum seperti rasa cemas dan depresi ringan pada pria yang konsumsi banyak gula. Namun tidak pada mereka yang sudah mengalami gangguan mental tersebut dan menggunakan makanan manis sebagai penyaman," ujar salah satu peneliti Rob Howard dari UC.

Beberapa orang skeptis terhadap hasil tersebut dan menyebutkan bahwa gula bukanlah faktor risiko utama pada kesehatan mental pria. Meski demikian, terlalu banyak konsumsi gula dapat menyebabkan berbagai penyakit.

Misalnya, obesitas adalah konsekuensi kesehatann yang paling terlihat nyata yang dapat membahayakan otak. Sebuah studi tahun 2002 menemukan bahwa pola makan tinggi gula memengaruhi perilaku fungsi otak dengan cara mengintervensi kimia otak atau dikenal dengan faktor neurotropika yang diturunkan dari otak (BDNF).

 


(DEV)