Makanan Terburuk untuk Kesehatan Otak Anda

Torie Natalova    •    Kamis, 10 Nov 2016 11:41 WIB
kesehatan
Makanan Terburuk untuk Kesehatan Otak Anda
Makanan-makanan yang tinggi sodium atau natrium dapat menurunkan kesehatan kognitif Anda. (Foto: Oprah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otak merupakan bagian tubuh yang sangat penting bagi kelangsungan hidup Anda. Karenanya, sangat penting untuk menjaga kesehatan otak Anda, agar segala hal yang ada dalam tubuh dapat berjalan seimbang.

Namun, pernahkah Anda merasa pandangan Anda agak berkabut, pusing, lebih mudah marah atau menangis dan lebih pelupa dari biasanya? Bisa jadi, ini karena otak Anda kekurangan nutrisi.

Nutrisi untuk otak berasal dari makanan atau suplemen. Ketika makanan yang Anda konsumsi tidak bernutrisi, maka asupan yang baik untuk otak pun menurun. Apa saja makanan yang buruk bagi otak Anda?



1. Makanan digoreng dalam minyak banyak
Kerupuk, biskuit atau crackers dan tentu saja makanan cepat saji sama-sama memiliki lemak artificial trans yang dapat mempengaruhi otak Anda. Semakin tinggi kadar lemak trans, semakin buruk untuk ingatan Anda. Mengonsumsi terlalu banyak makanan ini juga berkaitan erat dengan volume otak yang mengecil, agresif, dan mudah tersinggung.



2. Gula tambahan

Sup, minuman soda, permen dan yogurt merupakan beberapa makanan yang mengandung gula tambahan. Sains mengatakan, gula tambahan tidak baik untuk ingatan Anda. Peradangan terjadi di hippocampus, area penting untuk ingatan Anda. Jumlah gula yang tinggi bisa menyebabkan peradangan pada otak manusia.

The American Heart Association mengatakan, wanita seharusnya tidak makan gula lebih dari 6 sendok teh gula tambahan setiap hari.

(Baca juga: Ingin Diet? Segera Jauhi Makanan Ini)



3. Makanan kaya sodium atau natrium
Makanan-makanan yang tinggi sodium atau natrium dapat menurunkan kesehatan kognitif Anda. Natrium juga dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang mengangkut oksigen dan nutrisi penting lainnya. Ini berarti, otak Anda tidak bisa mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan untuk bekerja maskimal.

Beberapa ahli mengatakan, pedoman standar konsumsi garam tidak lebih dari 2.300 gr per hari untuk orang sehat, dan 1.500 mg jika Anda berusia lebih dari 50 tahun atau memiliki tekanan darah tinggi.



4. Makanan tinggi lemak
Makanan yang mengandung lemak tinggi seperti susu, makanan penutup atau keripik dapat mempengaruhi kesehatan otak Anda. Namun, diet terlalu tinggi lemak dapat mempengaruhi emosi Anda menurut penelitian International Journal of Obesity. Lemak jenuh juga sangat berbahaya tak hanya pada otak, tetapi pada bagian tubuh lainnya.

Anda bisa memperbanyak makanan yang mengandung lemak baik seperti ikan, kacang-kacangan dan alpukat. Kurangi lemak jenuh setidaknya 16 gr atau sama dengan tiga potong keju cheddar setiap hari.







(TIN)