Cara Mudah Mengempiskan Jerawat dalam 12 Jam

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 21 Mar 2017 18:58 WIB
tips & trik
Cara Mudah Mengempiskan Jerawat dalam 12 Jam
(Foto: DLT Beauty)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jerawat yang pecah secara alami konon tidak menimbulkan noda pada kulit. Namun, proses tersebut memakan waktu berhari-hari.

Namun, kini teknologi semakin canggih sehingga kita tidak perlu menunggu lama untuk membuat jerawat pecah dengan sendirinya, yakni dengan mengoleskan zat hydrocolloid dressing.

Zat tersebut dapat menyerap sekresi minyak dan cairan tambahan tanpa merusak jaringan kulit, menyembuhkan jerawat lebih cepat, mengurangi peradangan dan kemerahan, serta melindungi luka jerawat dari infeksi bakteri.

Di Indonesia, kandungan ini terdapat dalam salah satu produk kecantikan Derma Angel yang berbentuk plester transparan yang dapat menyembuhkan jerawat dalam waktu 12 jam.

"Kandungan hydrocolloid dressing dalam produk kami memiliki fungsi menyembuhkan dengan cepat. Selain itu, produk ini bisa juga menyembunyikan jerawat agar tidak terpapar oleh bakteri dan polusi ekaternal," terang Nurhayatini selaku Product Manager PT. Natural Nutrindo dalam peluncuran Derma Angel, Selasa (21/3/2017).

Hydrocolloid dressing telah teruji secara klinis dalam sebuah penelitian BenQ Medical Center di Universitas Nanjing Tiongkok pada tahun 2012. Kandungan yang dimilikinya mampu mengatasi permasalahan jerawat dengan tingkat peradangan ringan dan sedang. Plester tersebut terbukti lebih efektif dibandingkan dengan 0,025 persen krim tretinoin, krim yang biasa digunakan untuk menyembuhkan jerawat.

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam pemakaian plester ini adalah kondisi kulit yang bersih di area wajah yang akan ditempelkan. Setelah ditempelkan, tekan-tekan selama 3-5 detik agar plester merekat sempurna.

Usia rentan berjerawat

Jerawat tak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga bisa berpengaruh terhadap psikis seseorang. Terutama pada wanita.

Di Indonesia, 37 persen wanita dan 36,5 persen pria pernah mengalami wajah berjerawat. Pada wanita, puncaknya pada usia 20-24 tahun atau setelah masa remaja, sementara pria pada 15-19 tahun.

Namun data dari Global Research Burden 2012 mengungkapkan, secara umum kelompok usia 15-49 tahun adalah yang paling sering mengalami gangguan kulit, terutama jerawat.

"Jerawat umumnya terjadi saat pubertas karena adanya perubahan kadar hormon yang membuat produksi sebum atau minyak jadi lebih banyak," ujar dr Edwin Tanihaha, Sp.KK, Dip. AAAM, MH.Kes, FKCCS selaku Dermato Venereologist dalam peluncuran Derma Angel, Selasa (21/3/2017).

Ia memaparkan, jerawat terjadi akibat bercampurnya minyak di kulit dengan sel-sel kulit mati, lalu menyumbat pori-pori.

Campuran tersebut kemudian membesar dan menekan jaringan kulit, yang membuat jerawat terlihat menonjol, kemerahan, bengkak, bahkan bernanah.

Jika melihat iklim Indonesia yang tropis dengan kelembaban yang tinggi, tak heran jika kulit wajah orang Indonesia cenderung mudah berjerawat.

"Dari 99 persen jerawat yang muncul di wajah, biasanya daerah yang umum terkena adalah wajah bagian bawah pada wanita dewasa dan wajah bagian atas pada remaja putri," tutup dokter yang praktik di Siloam Hospitals TB Simatupang Jakarta tersebut.


(DEV)