8 Cara Alami Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Torie Natalova    •    Selasa, 01 Nov 2016 08:57 WIB
kesehatan
8 Cara Alami Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Tertawa karena mendengar candaan teman atau menonton film komedia bisa membuta pembuluh darah membesar 22 persen. (Foto: Rodalewellness)

Metrotvnews.com, Jakarta: Berdasarkan penemuan American Heart Association, satu dari empat pria di Amerika dengan rentang usia 35-44 tahun memiliki hipertensi atau tekanan darah tinggi, dan 9 persen pria yang berusia 20-34 tahun mengalami hal serupa.

Mengurangi asupan natrium atau garam, merupakan langkah pertama penderita hipertensi untuk menurunkan tekanan darah mereka. Mengapa mengurangi natrium begitu penting?

Sodium menyebabkan Anda mempertahankan air dalam darah, yang menambahkan volume dan tekanan tinggi konstan pada arteri Anda. Pada gilirannya, ini menghadapkan Anda pada risiko lebih besar terkena serangan jantung, stroke dan masalah reproduksi.

Inilah alasan mengapa menurunkan tekanan darah secara natural sangat baik untuk semua orang. Begini cara menurunkan tekanan darah tinggi secara alami.

1. Dimulai dari garam
Anda harus mengonsumsi sekitar 1.500 mg sodium setiap hari, tetapi kebanyakan penderita hipertensi mengonsumsi lebih dari takaran tersebut. Untuk mengurangi jumlah garam, Anda bisa menambahkan cita rasa makanan dengan menambahkan bumbu-bumbu seperti rempah-rempah atau lemon. Hindari makanan olahan yang merupakan sumber tertinggi natrium.

2. Rutin minum teh
Peneliti Australia menemukan bahwa orang yang minum tiga cangkir teh hitam setiap hari selama enam bulan mengalami penurunan dua poin di kedua tekanan darah diastolik dan sistolik. Flavanoid dalam teh dapat mengurangi konsentrasi endotelin-1, protein yang menyempitkan pembuluh darah.

3. Makan buah anggur
Pria dengan sindrom metabolisme (kondisi yang memicu penyakit jantung) yang mengonsumsi anggur setiap hari selama sebulan, dapat menurunkan tekanan darah sistolik hingga 6 poin. Polifenol dalam buah anggur dapat membantu pembuluh darah rileks dan meningkatkan fungsinya.

(Baca juga: 4 Tanda Tubuh Anda Terlalu Kurus dan Kurang Nutrisi)

4. Bernapas dalam dan perlahan
Melakukan teknik pernapasan meditasi seperti menarik dan membuang napas secara dalam dan perlahan dapat menurunkan hormon stres, yang meningkatkan renin, enzim ginjal yang meningkatkan tekanan darah. Cobalah teknik ini setiap pagi dan malam hari. Caranya, tarik napas dalam-dalam dan perluas perut Anda, kemudian buang napas dan lepaskan tegangan.

5. Bernapas cepat dan dalam
Tiga kali dalam seminggu, lakukan latihan kardio selama 40 menit untuk memaksimalkan detak jantung. Latihan membantu jantung menggunakan oksigen lebih efisein. Sehingga, tubuh tidak harus bekerja keras untuk memompa darah. Dalam sebuah penelitian, penderita hipertensi yang pergi jalan-jalan dengan langkah cepat dapat menurunkan tekanan hampir 8 mm Hg.

6. Minum jus bit
Minum 17 ons jus bit dapat menurunkan 5 titik tekanan darah hanya dalam waktu 6 jam saja, menurut penelitian di Australia pada 2012. Sayuran akar berwarna merah ini kaya akan nitrat yang diubah menjadi asam nitrat. Ini diduga dapat membuat pembuluh darah rileks sehingga meningkatkan aliran darah.

7. Tertawa
Tertawa karena mendengar candaan teman atau menonton film komedia bisa membuta pembuluh darah membesar 22 persen, menurut studi dari University of Maryland. Tertawa menyebabkan jaringan membentuk lapisan dalam pembuluh darah Anda untuk memperluas, meningkatkan aliran darah dan mengurangi tekanan darah.

8. Diet hipertensi
Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) merupakan metode diet untuk penderita hipertensi yang ingin menurunkan tekanan darahnya. Diet ini menjaga total kalori hingga 55 persen karbohidrat, 27 persen lemak dan 18 persen protein dan asupan natrium di bawah 2.300 mg sehari.

Menu metode DASH ini fokus pada buah-buahan, sayuran, biji-bijian, protein dari unggas, ikan, kacang-kacangan, dan meminimalisir penggunaan garam dan gula. Studi dari Archives of Internal Medicine menemukan bahwa diet ini menurunkan tekanan darah sistolik hingga 16 persen dalam 4 bulan pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi.







(TIN)