Bagaimana Jika Anak Terlanjur Tak Suka Sayur?

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 17 Nov 2016 06:00 WIB
perkembangan anak
Bagaimana Jika Anak Terlanjur Tak Suka Sayur?
Menyajikan sayur dan buah dalam bentuk lain juga bisa dijadikan pilihan. Jus adalah salah satu bentuk lain dari sayur atau buah tanpa mengubah rasa aslinya. (Foto: Cdn2-www.momtastic)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tak sedikit anak yang tidak senang mengonsumsi sayur dan buah. Padahal, makanan tersebut penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan mereka.

"Bila sudah demikian, jangan paksa anak seperti mencekoki, agar nanti tidak berkembang menjadi trauma," saran psikolog keluarga Ayoe Sutomo M.Psi, dalam diskusi 'Asupan Serat Sejak Dini Cegah Penyakit Kronis', Rabu (16/11/2016).

Ia menjelaskan, paksaan pada anak dapat menimbulkan rasa trauma yang nantinya akan terus menghindari sayur dan buah. Oleh karena itu, gunakan trik lain yang sekiranya masih dapat dilakukan dengan lembut.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mengajak anak-anak makan sambil melakukan kegiatan santai lain, seperti jalan-jalan. Pengalihan seperti ini membuat anak tak sadar bila ada makanan yang tak disuka ikut masuk ke dalam mulut karena anak berfokus pada hal lain yang membuatnya senang.

(Baca juga: Tips Agar Anak Bersemangat Makan)

Kemudian, kombinasi makanan juga merupakan salah satu cara jitu bagi orangtua untuk menangani anak yang sulit makan sayur dan buah.

"Selain memberikannya secara perlahan dari porsi yang sedikit-sedikit terlebih dahulu, coba komibinasikan dengan makanan lain yang anak suka," sarannya.

Menyajikan sayur dan buah dalam bentuk lain juga bisa dijadikan pilihan. Jus adalah salah satu bentuk lain dari sayur atau buah tanpa mengubah rasa asli dari makanan.

Untuk anak remaja, yang sudah cukup dewasa dan mengerti akan pentingnya asupan bagi pertumbuhan, orangtua perlu mendekatinya dari sisi lain yang membuat anak tertarik.

"Pada masa ini, anak akan mulai mengerti soal body image. Cobalah beritahu anak tentang manfaat makan sayur dan buah yang baik bagi kulit agar anak mau makan. Komunikasikan pada mereka bagaimana sehat adalah sesuatu yang keren," tutupnya. 








(TIN)