Tiga Stimulasi agar Anak Tumbuh Tinggi

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 26 Jul 2018 18:02 WIB
tumbuh kembang anak
Tiga Stimulasi agar Anak Tumbuh Tinggi
(Foto: increaseheight)

Jakarta: Jika Anda berpikir olahraga dapat membantu membuat badan semakin tinggi, Anda salah. Ahli endokrinologi anak DR Dr Aman B Pukungan SpA(K), FAAP mengungkapkan nutrisi dan aktivitas fisik tidak sepenuhnya berperan dalam hal tinggi badan.

"Olahraga tidak membuat badan tinggi, tetapi bisa dibantu stimulasi (supaya tinggi)," ungkapnya dalam temu media di Jakarta, Kamis 26 Juli 2018.

Ia menambahkan, nutrisi hanya berperan saat anak  berada dalam fase bayi. Setelah itu, pertumbuhan anak bergantung pada hormonal.

Untuk bisa memaksimalkan tinggi badan anak, diperlukan stimulasi selama masa pertumbuhan, yaitu tidur, berat badan ideal, dan paparan sinar matahari.

Namun, sebelumnya, ia menyarankan untuk melakukan skrining untuk memastikan tak ada masalah genetik pada anak.

Pertama, anak harus tidur cukup, yaitu 9-10 jam setiap malam. Hal ini dikarenakan hormon akan optimal saat sedang tidur.

Kedua, berat badan anak harus diperhatikan dimana usahakan tidak masuk dalam kategori obesitas. Kelebihan berat badan sendiri dapat meningkatkan berbagai risiko penyakit, termasuk diabetes.

Ketiga, anak perlu mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup sebagai sumber vitamin D, salah satu faktor yang membantu pertumbuhan tulang. 





(DEV)