Hindari Demensia dengan 6 Langkah Ini

Torie Natalova    •    Sabtu, 08 Sep 2018 07:23 WIB
demensia
Hindari Demensia dengan 6 Langkah Ini
Hindari Demensia dengan 6 Langkah Ini (Foto: rex)

Jakarta: Satu dari 14 orang dengan usia lebih dari 65 tahun di Inggris, mengembangkan penyakit yang berkaitan dengan ingatan yakni demensia. Meski belum ada pengobatan terkait demensia, tapi bukti ilmiah menunjukkan ada beberapa cara untuk mencegahnya.

Faktor risiko terbesar untuk demensia adalah diabetes dan obesitas. Demensia juga dikaitkan dengan kenaikan tekanan darah, dan kolesterol tinggi. Karena itu, kontrol berat badan dan kesehatan kardiovaskular terutama ketika memasuki usia senja.

Merokok juga bisa memicu demensia di usia tua. Peneliti menemukan merokok dapat meningkatkan penurunan kognitif ketika memasuki usia senja. Orang yang merokok lebih dari dua bungkus sehari, dua kali lipat lebih mungkin mengalami demensia di kemudian hari.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang teratur seperti jalan santai, juga dapat mempertahankan kemampuan otak dan meningkatkan fungsi kognitif di kemudian hari. Selain melatih fisik, latihan kognitif atau otak juga terbukti dapat mengurangi demensia melalui mencoba hal-hal baru di saat usia semakin tua.

Menerapkan diet Mediterania juga diyakini dapat mengurangi risiko demensia. Ini karena diet Mediterania fokus pada konsumsi biji-bijian, buah, sayuran, ikan, kacang-kacangan dan minyak zaitun yang dapat mencegah tekanan darah tinggi.

Cara mencegah demensia yang terakhir adalah tidur yang normal. Gangguan tidur seperti insomnia kronis telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penurunan kognitif di kemudian hari. Pola tidur yang berantakan juga bisa berisiko pada masalah kesehatan lain.


(ELG)