Dampak Positif Kopi pada Kerja Sama Tim

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 07 Jun 2018 15:42 WIB
kesehatankopi
Dampak Positif Kopi pada Kerja Sama Tim
Studi membuktikan bahwa mereka yang minum kopi sebelumnya menilai diri mereka dan rekan tim mereka lebih tinggi daripada mereka yang tidak minum kopi. (Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

Jakarta: Kopi tak hanya dapat meningkatkan energi dan membuat lebih segar, tetapi juga membuat pekerjaan lebih mudah.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Ohio State University menyebutkan bahwa minuman kafein dapat meningkatkan performa pekerjaan. Dengan membuat orang tetap sadar dan fokus, kopi dapat meningkatkan kualitas dalam kerja tim. 

Studi yang dipublikasi dalam Journal of Psychopharmacology tersebut melakukan dua percobaan yang melibatkan sekelompok mahasiswa tingkat terakhir dan menemukan bahwa mereka yang minum kopi mendapat manfaat dari gebrakan dengan lebih dari satu cara.

Studi pertama meminta 72 peminum kopi untuk tidak minum kopi sebelum bekerja. Mereka diberi tahu akan mengambil bagian dalam tugas mencicipi, dengan setengah dari mereka diminta untuk minum secangkir kopi dan menilai rasanya di awal, sementara separuh lainnya melakukan ini di akhir percobaan.


(Kopi tak hanya dapat meningkatkan energi dan membuat lebih segar, tetapi juga membuat pekerjaan lebih mudah. Foto: Nathan Dumlao/Unsplash.com)

Setelah kafein mulai berpengaruh, para partisipan dibagi menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil dan diminta untuk mendiskusikan topik-topik kontroversial mengenai ketidaksetaraan sosial dan ekonomi selama 15 menit. Setelah itu mereka harus mengevaluasi kinerja mereka dalam percakapan dan sesama partisipan. 

(Baca juga: Kopi "Light Roast" Lebih Menyehatkan Dibanding "Dark Roast")

Hasilnya, mereka yang minum kopi sebelumnya menilai diri mereka dan rekan tim mereka lebih tinggi daripada mereka yang tidak minum kopi.

Studi kedua mengikuti format yang serupa dan melibatkan 61 siswa. Namun, pada kesempatan ini mereka masing-masing minum kopi di awal dan setengah dari mereka diberi kopi tanpa kafein.

Sama seperti partisipan dalam studi awal, mereka yang diberi kopi berkafein menilai kinerja mereka dalam diskusi lebih positif daripada mereka yang minum kopi tanpa kafein.


(Sebuah studi yang dilakukan oleh Ohio State University menyebutkan bahwa minuman kafein dapat meningkatkan performa pekerjaan. Foto: Nathan Dumlao/Unsplash.com)

Para peneliti menyimpulkan bahwa kopi yang mengandung kafein mempu meningkatkan kewaspadaan peserta.

"Kami menduga bahwa ketika orang lebih waspada, mereka melihat diri mereka sendiri dan anggota kelompok lainnya berkontribusi lebih banyak, dan itu memberi mereka sikap yang lebih positif," kata salah satu penulis Amit Singh.

Setelah menganalisa bagaimana percakapan dimainkan di antara mereka yang telah minum kopi, para peneliti juga menyimpulkan bahwa orang-orang tersebut cenderung lebih fokus pada topik daripada mereka yang minum kopi tanpa kafein atau tidak sama sekali. "Mereka berbicara tentang hal-hal yang lebih relevan setelah minum kopi berkafein," tambah Singh.





(TIN)