Waktu Tidur Pengaruhi Kesehatan Mental Bayi dan Anak-anak

Anindya Legia Putri    •    Selasa, 09 Jan 2018 08:00 WIB
kesehatanperkembangan anak
Waktu Tidur Pengaruhi Kesehatan Mental Bayi dan Anak-anak
American Academy of Sleep Medicine pun merilis pedoman tidur yang diperbarui untuk anak-anak di 2017. (Foto: Pixabay.com)

Jakarta: Memastikan si kecil Anda cukup tidur mungkin adalah salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk kesehatan mereka.

Hal itu berlaku baik sekarang dan nanti kata para ahli. Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa anak-anak yang tidak cukup tidur mungkin berisiko tinggi mengalami obesitas di antara masalah kesehatan lainnya. 

"Penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak mendapat banyak manfaat dari rutinitas tidur dan lamanya waktu tidur," kata Sarah Anderson, associate professor epidemiologi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Ohio dan penulis utama penelitian ini. Karenanya, tidur siang dan malam yang nyenyak bagi anak-anak bisa menguntungkan tubuh mereka, dan juga bisa memperbaiki otak mereka.

"Manfaat tidur dini memberi manfaat bagi kesehatan fisik anak, serta mood, dan kesehatan mental karena ini memungkinkan waktu untuk tidur restoratif yang penting untuk perbaikan dan pemulihan otak dan tubuh," kata Reut Gruber, peneliti di McGill University, Kanada dan direktur Laboratorium Perhatian, Perilaku, dan Tidur di Douglas Mental Health University Institute.


(American Academy of Sleep Medicine pun merilis pedoman tidur yang diperbarui untuk anak-anak di 2017. Foto: Pixabay.com)

(Baca juga: Jangan Lakukan Ini ketika Sulit Tidur)

Ketidakcukupan tidur mengganggu proses fisiologis yang memungkinkan regulasi emosional adaptif. Proses regulasi emosional bergantung pada 'dialog' atau interaksi antara bagian otak yang disebut korteks prefrontal dan amigdala.

"Daerah saraf yang mengatur regulasi emosional ini sensitif terhadap kurang tidur. Bila orang kurang tidur, konektivitas antara korteks prefrontal dan amigdala terganggu, dan ini menyebabkan kesulitan seseorang mengatur perasaan," papar Gruber.

American Academy of Sleep Medicine pun merilis pedoman tidur yang diperbarui untuk anak-anak di 2017, dan berikut rekomendasinya:

· Bayi 4 bulan - 12 bulan harus mendapatkan waktu tidur 12 - 16 jam

· Anak usia 1 - 2 tahun harus mendapatkan waktu tidur 11 - 14 jam

· Anak usia 3 - 5 tahun harus mendapatkan 10 - 13 jam

· Anak-anak berusia 6 - 12 tahun harus mendapatkan waktu tidur 9 - 12 jam

· Remaja 13 - 18 tahun harus mendapatkan waktu tidur 8 - 10 jam









(TIN)