Kebiasaan Ini Dapat Mengganggu Hormon Wanita

Torie Natalova    •    Kamis, 15 Nov 2018 08:15 WIB
kesehatan
Kebiasaan Ini Dapat Mengganggu Hormon Wanita
Banyak wanita yang menderita akibat siklus haid yang tidak teratur dan ini berdampak pada hormon wanita. (Foto: Zohre Nemati/Unsplash.com)

Jakarta: Banyak wanita yang menderita akibat siklus haid yang tidak teratur, kram menyakitkan atau masalah lain akibat ketidakseimbangan hormon atau biasa disebut Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). 

Sudah banyak juga pendapat dari para ahli yang menyarankan wanita untuk mengubah pola makan, memperbaiki kesehatan ususnya, dan mengurangi stres untuk mengatasi masalah haid.

Namun, ada satu hal yang terus mengganggu hormon wanita setiap hari. Hal tersebut adalah tidak menjadikan tidur sebagai prioritas utama.

Tidur merupakan hal yang sangat penting untuk mendapatkan kesehatan yang optimal. Sayangnya, banyak orang masih kesulitan untuk tidur. 

Kurang tidur dapat memengaruhi begitu banyak aspek kesehatan. Bahkan, ada pendapat yang mengatakan bahwa tidur lebih penting daripada nutrisi, olahraga dan kesadaran.

(Baca juga: 5 Tanda Tubuh Kelebihan Hormon Estrogen)


(Menurut sebuah penelitian terbaru, hanya satu malam tanpa tidur dapat mengganggu hormon yang menyebabkan gangguan sensitivitas glukosa darah keesokan harinya. Foto: Verne Ho/Unsplash.com)

Kebanyakan hormon wanita dikendalikan oleh hipotalamus dan hipofisis, dua organ yang ada di otak dan bergantung pada ritme sirkadian tubuh yang normal. 

Jika jadwal tidur terganggu, ini tidak hanya akan memengaruhi hormon seks wanita seperti estrogen dan progesteron, tapi semua hormon wanita.

Tidur memberi efek yang positif pada hormon, mulai dari kortisol yang diturunkan menjadi sensitivitas insulin yang lebih baik untuk menurunkan leptin dan HGH.

Menurut sebuah penelitian terbaru, hanya satu malam tanpa tidur dapat mengganggu hormon yang menyebabkan gangguan sensitivitas glukosa darah keesokan harinya.

Kondisi tersebut tentu akan memengaruhi suasana hati dan tingkat energi serta dapat menyebabkan kenaikan berat badan karena salah memilih makanan yang tepat bagi tubuh.

Sebuah studi baru juga menunjukkan bahwa gangguan tidur dan gangguan apnea tidur obstruktif serta mengantuk di siang hari, lebih sering terjadi pada wanita yang mengalami PCOS.

Ini berarti bahwa kurang tidur dapat sebabkan ketidakseimbangan hormon, dan ketidakseimbangan hormon dapat berkontribusi pada tidur yang buruk.

Selain memperbaiki waktu tidur, para ahli juga meminta wanita untuk meningkatkan asupan magnsesium, mengurangi kafein serta mengelola stres.





(TIN)