Kecepatan Berjalan Menunjukkan Kepribadian?

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 22 Sep 2017 08:02 WIB
studi kesehatan
Kecepatan Berjalan Menunjukkan Kepribadian?
Penelitian tersebut menekankan bahwa kecepatan berjalan seseorang dapat menunjukkan bagaimana suasana emosi seseorang. (Foto: Matt Quinn/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi menemukan bahwa mereka yang memiliki sifat ekstrovert berjalan lebih cepat dibandingkan mereka yang introvert atau tertutup. 

Dilansir dari Medicaldaily.com, sebuah penelitian dari Amerika Serikat dan Prancis menemukan bahwa mereka yang berjalan cepat memiliki nilai lebih tinggi dalam ekstraversi, kesadaran dan keterbukaan, serta lebih rendah dalam neurotisme. 
Kesadaran dan ekstraversi memiliki pengaruh yang lebih positif daripada keterbukaan, namun sepertinya tak berpengaruh pada gaya berjalan. 

Tingkat ekstraversi yang lebih tinggi terlihat pada mereka yang berjalan sejauh 0,06 meter per detik lebih cepat dibandingkan dengan mereka yang lebih unggul dalam nilai introversi. 



"Studi ini menunjukkan bahwa kecepatan berjalan orang dewasa ternyata dapat menunjukkan kepribadian," demikian kesimpulan dari studi yang dipublikasikan dalam Social Psychological and Personality Science tersebut. 

Studi tersebut mengumpulkan data dari 15 ribu orang dewasa berusia 25 hingga 100 tahun untuk melihat apakah kepribadian berhubungangan dengan gaya berjalan. 

(Baca juga: Manfaat Berjalan Kaki Tanpa Alas)

Kepribadian pada pertisipan dinilai berdasarkan survei dan nilai dari sifat Lima Besar: ekstraversi, kesadaran, keterbukaan, kesetujuaan, dan neurositisme. Kecepatan berjalan dinilai berdasarkan kebiasaan sehari-hari. 

Kepribadian pada dasarnya tak hanya memengaruhi kecepatan berjalan, namun juga bagaimana perubahan dalam kecepatan juga terjadi. 



Mereka yang memiliki nilai lebih rendah dalam neurotisme dan lebih tinggi dalam ekstraversi, kesadaran, dan keterbukaan memiliki penurunan yang lebih lambat dalam kecepatan berjalan. 

Namun, ada kemungkinan kecepatan berjalan seseorang disebabkan oleh kebiasaan mengikuti dari kecil. 

"Jika sedang bersama keluarga, orangtua akan berkata 'Ayo lebih cepat' atau 'Pelan-pelan saja', hal itu tentunya akan memengaruhi cara berjalan," tukas Patti Wood memberi contoh. 

Penelitian tersebut menekankan bahwa kecepatan berjalan seseorang dapat menunjukkan bagaimana suasana hari, emosi, dan kepribadian yang dimiliki sebelum memperkenalkan diri. 










(TIN)