Waspadai Penyebab Tersembunyi Penyakit Heartburn

Torie Natalova    •    Rabu, 27 Sep 2017 17:17 WIB
kesehatan
Waspadai Penyebab Tersembunyi Penyakit Heartburn
(Foto: Gmanews)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mungkin Anda pernah mengalami rasa panas atau sensasi peruiih di dada sehabis makan atau ketika tidur. Hati-hati, Anda mungkin mengalami heartburn.

Heartburn merupakan kondisi serius yang biasanya berkaitan dengan refluks lambung. Ini biasanya terjadi akibat naiknya asam lambung naik ke kerongkongan.

Heartburn sendiri merupakan gejala utama dari penyakit GERD (gastroesophageal Reflux Disease). Anda biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti sensasi terbakar di dada, rasa pahit di bagian belakang tenggorokan atau merasa ada pembengkakan yang seperti akan meledak.

Saat mengalami gejala tersebut Anda mungkin akan memilih minum obat antasida untuk penyakit maag. Obat ini sebagian besar memang sering digunakan untuk meredakan gejala heartburn yang sangat tidak nyaman tersebut.

Banyak orang rutin mengonsumsi obat antasida setelah makan untuk mencegah munculnya gejala. Namun, bantuan jangka pendek itu akan membawa potensi efek samping berbahaya dalan jangka panjang seperti menjadikan asam lambung lebih sedikit dari kondisi normal.

Penelitian membuktikan bahwa terlalu sedikit atau tidak ada asam lambung akan sering menyebabkan GERD. Sementara itu, anggapan orang bahwa terlalu banyak asam lambung dapat memicu luka bakar refluks adalah salah.

Anda membutuhkan asam lambung yang cukup untuk memicu enzim untuk mencerna protein. Tanpa asam lambung yang cukup, Anda tidak selalu mengaktifkan enzim tersebut sehingga makanan tidak tercerna dengan sempurna.

Karena makanan yang belum tercerna tetap ada di perut, maka perut terus menciptakan lebih banyak asam dalam usaha untuk melakukan pekerjaan yang seharusnya dilakukan enzim. Asam berlebih itu berpotensi terciprat kembali ke dalam kerongkongan Anda, menyebabkan rasa sakit, kembung dan gejala asam lambung lainnya.

Mengurangi asam lambung dengan obat-obatan untuk sakit maag dapat berisiko memicu masalah jangka panjang karena ketidakmampuan menyerap nutrisi, termasuk osteoporosis dan kekurangan vitamin yang berpotensi mematikan.

Hindari minum antasida terlalu banyak dan cegah maag dengan mengubah pola makan, mengatasi stres dan tidur yang nyenyak.




(DEV)