Ini Cara Agar Tidak Menjadi Korban Verbal Abuse

Raka Lestari    •    Kamis, 29 Mar 2018 15:01 WIB
romansapsikologi
Ini Cara Agar Tidak Menjadi Korban Verbal Abuse
Agar tidak menjadi korban verbal abuse atau kekerasan verbal bisa dicegah sedini mungkin. (Foto: Alex Iby/Unsplash.com)

Jakarta:  Agar tidak menjadi korban verbal abuse atau kekerasan verbal bisa dicegah sedini mungkin. Hal tersebut bisa ditanamkan sejak masih anak-anak. Sejak usia anak-anak sebaiknya seseorang diajarkan untuk mengenal karakter setiap orang. Dan mengetahui bahwa setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda. 

Menurut Psikolog Anak, Pendidikan, dan Keluarga Novita Tandry, M.Psi, ajarkan anak-anak untuk tidak memberikan semua hatinya ketika sedang berada dalam sebuah hubungan. 

"Misalnya saja untuk anak perempuan ajarkan untuk tidak langsung memberikan semuanya. Apalagi sampai melakukan hal-hal yang melanggar norma. Ilmu itu yang perlu ditanamkan."

(Baca juga: Penyebab Seseorang Melakukan Verbal Abuse)


(Dengan cerdas melihat bagaimana sikap pasangan, maka Anda pun bisa melihat bagaimana empati yang dimiliki oleh pasangan sehingga Anda bisa menentukan apakah pasangan Anda bisa menjadi pasangan hidup Anda selamanya kelak. Foto: Jonas Weckschmied/Unsplash.com)

"Jika korban dari perilaku verbal abuse mengharapkan pasangannya akan berubah, hal itu sangat sulit terjadi. Karakter seseorang sulit diubah. Bisa berubah asalkan harus diketahui pemicunya. Dan hal tersebut bisa terjadi melalui bantuan secara spiritual yaitu secara agama atau dengan bantuan konseling," ujar Novita saat dihubungi Medcom.id pada Kamis, 29 Maret 2018. 

"Menurut saya jatuh cinta itu ngga ada first sight karena untuk mengetahui karakter seseorang itu harus pelan-pelan. Kita harus mengetahui bagaimana dia memperlakukan orang lain, bagaimana dia ketika ada sesuatu yang membuatnya marah, hal-hal seperti itu," ujar Novita.

"Berpacaran (atau berhubungan) harus tetap ada rambu-rambu yang harus ditaati dan juga harus cerdas dalam melihat bagaimana pasangan Anda."

Dengan cerdas melihat bagaimana sikap pasangan, maka Anda pun bisa melihat bagaimana empati yang dimiliki oleh pasangan sehingga Anda bisa menentukan apakah pasangan Anda bisa menjadi pasangan hidup Anda selamanya kelak. 







(TIN)