Jenis Makanan yang Perlu Dihindari Saat Sahur di Bulan Puasa

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 04 May 2018 15:27 WIB
kesehatanpuasa
Jenis Makanan yang Perlu Dihindari Saat Sahur di Bulan Puasa
Minuman dengan kandungan kafein atau soda tinggi juga sebaiknya dihindari selama bulan puasa karena dapat meningkatkan keasaman lambung. . (Foto: Nathan Dumlao/Unsplash.com)

Jakarta: Tak lama lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Agar tubuh tetap bugar dan sehat, ada beberapa hal yang perlu dilakukan selama masa berpuasa. 

Dokter spesialis gizi klinik dr. Jovita Amelia, M.Sc, Sp.GK menekankan bahwa sahur tak boleh dilupakan. 

"Tentunya saat sahur makan makanan yang bergizi agar bisa menahan lapar dalam jangka panjang, yang terdiri dari karbohidrat, lemak, dan protein," ujarnya dalam peluncuran kampanye Halodoc #PuasaSehat, Jumat 4 Mei 2018. 

Lebih detail, ia mengarahkan untuk konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, oatmeal, ubi, atau singkong. Jenis karbohidrat tersebut dapat memperlambat pengubahan makanan menjadi glukosa dalam tubuh sehingga membuat rasa kenyang lebih lama.


("Kafein boleh diminum tapi dalam keadaan perut terisi, misalnya setelah buka puasa, itu pun menunggu beberapa lama setelah berbuka," ujar dr. Jovita Amelia, M.Sc, Sp.GK. Foto: Brooke Lark/Unsplash.com)

(Baca juga: Mengapa Berat Badan Naik Saat Bulan Puasa?)

Selain itu, dr. Jovita juga tak menyarankan konsumsi makanan yang digoreng secara berlebihan. Makanan tersebut berpotensi memperlambat pengosongan lambung sehingga asam lambung akan cepat naik ke atas dan memicu rasa panas di tenggorokan. 

Kemudian, minuman dengan kandungan kafein atau soda tinggi juga sebaiknya dihindari selama bulan puasa. Sama seperti gorengan, kedua minuman tersebut dapat meningkatkan keasaman lambung. 

"Kafein boleh diminum tapi dalam keadaan perut terisi, misalnya setelah buka puasa, itu pun menunggu beberapa lama setelah berbuka," ia menambahkan.

 




(TIN)