Ketahui Lima Tanda Tubuh Mengalami Kerusakan Saraf

Torie Natalova    •    Senin, 09 Jul 2018 16:23 WIB
tips kesehatan
Ketahui Lima Tanda Tubuh Mengalami Kerusakan Saraf
(Foto: UBC)

Jakarta: Saraf seperti cabang-cabang pohon yang tersebar di seluruh tubuh dan mengirimkan kembali pesan ke batang otak dan sumsum tulang belakang. 

Ada miliaran syaraf yang terdapat dalam tubuh. Ketika saraf bekerja dengan baik, otak mendapatkan informasi yang dibutuhkan sehingga Anda dapat menggerakkan otot-otot, mengenali rasa sakit, dan menjaga organ internal berfungsi dengan benar.

Sebaliknya, ketika saraf rusak, Anda mungkin tidak dapat menggerakkan otot dengan benar atau berakhir dengan cedera serius. Penyakit diabetes adalah penyebab nomer satu masalah kerusakan saraf. 

Penyebab lainnya seperti kecelakan mendadak, penuaan, kekurangan vitamin, paparan racun berat, infeksi, dan gangguan autoimun (difteri, hepatitis C, rheumatoid arthritis. 

Berikut adalah gejala kerusakan saraf yang harus Anda waspadai, seperti dilansir dari Prevention.

1. Mati rasa atau kesemutan

Gejala mati rasa atau kesemutan yang tidak hilang menjadi satu indikator paling sederhana dari kerusakan saraf. 

2. Sulit menggerakan tubuh

Jika saraf motorik terpengaruh, maka kelemahan atau bahkan kelumpuhan dapat terjadi. Segera ke rumah sakit jika Anda memiliki riwayat stroke.

3. Rasa sakit atau kesemutan konstan

Rasa sakit, rasa terbakar atau kesemutan yang konstan dimulai dari punggung bawah dan bergerak ke bagian belakang kaki, dapat berarti Anda mengalami pegal linu panggul. Ini terjadi ketika saraf sciatic terkompresi atau rusak oleh penyakit diabetes.

4. Sering buang air kecil

Saraf yang merusak dapat mengirim pesan yang salah pada kandung kemih sehingga Anda merasa seperti harus buang air kecil atau sulit ke kamar mandi tepat waktu. Biasanya masalah ini muncul setelah melahirkan normal atau menderita diabetes.

5. Sakit kepala singkat, intens, dan terasa seperti sengatan listrik

Neuralgia occipital adalah suatu kondisi yang dapat terjadi ketika saraf di leher Anda terjepit. Anda mungkin memerlukan suntikan untuk memblokir sementara saraf yang bermasalah dari transmisi sinyal rasa sakit.





(DEV)