Studi: Pisang Lebih Berenergi Dibanding Minuman Olahraga

Torie Natalova    •    Rabu, 11 Apr 2018 07:33 WIB
kesehatan
Studi: Pisang Lebih Berenergi Dibanding Minuman Olahraga
Pisang merupakan paket alami yang memberikan manfaat anti peradangan dan manfaat lain yang sebanding atau lebih besar bagi para atlet, dibanding minuman olahraga. (Foto: Brenda Godinez/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah studi baru menemukan bahwa sebuah pisang dapat menggantikan minuman olahraga bagi Anda yang bergantung pada karbohidrat untuk bahan bakar olahraga dan mempercepat pemulihan.

Pisang merupakan paket alami yang memberikan manfaat anti peradangan dan manfaat lain yang sebanding atau lebih besar bagi para atlet, dibanding minuman olahraga.

Para atlet percaya bahwa makan atau minum yang mengandung karbohidrat selama latihan olahraga memungkinkan seseorang untuk melanjutkan waktu latihan lebih lama dan pulih lebih cepat setelahnya.

Karbohidrat adalah bahan bakar otot, mengurangi beberapa stres fisiologi dan mengurangi peradangan. Bentuk karbohidrat yang paling mudah dicerna adalah gula, termasuk gula pada minuman olahraga.

Tetapi, minuman olahraga bukanlah zat yang ditemukan alami. Gula ini diproduksi dan mengandung perasa serta bahan kimia yang dapat berdampak buruk bagi sebagian orang.


(Sebuah studi baru menemukan bahwa sebuah pisang dapat menggantikan minuman olahraga bagi Anda yang bergantung pada karbohidrat untuk bahan bakar olahraga dan mempercepat pemulihan. Foto: Tylow Kiser/Unsplash.com)

(Baca juga: Manfaat Tersembunyi dalam Buah Pisang)

Sebagian besar buah termasuk pisang mengandung fruktosa, gula alami buah. Mereka juga mengandung zat alami lain yang mungkin berdampak pada kinerja olahraga dan pemulihan.

Sebuah penelitian dilakukan dan dipublikasikan di PLOS One dengan melacak perubahan molekuler dalam tubuh pengendara sepeda yang meminum air putih dengan minuman olahraga.

Hasilnya, mereka yang hanya minum air menghasilkan tingkat penanda peradangan yang relatif tinggi dalam darah pengendara sepeda. Tanda ini jauh lebih rendah setelah mereka mengonsumsi buah atau minuman olahraga.

Secara khusus, para ilmuwan menemukan bahwa sel-sel darah pengendara menghasilkan kurang dari prekusor genetik dari enzim COX-2, jika mereka makan pisang selama sesi latihan. Efek ini tidak terlihat ketika mereka telah minum minuman olahraga atau hanya air putih.







(TIN)