Bersepeda ke Kantor Setara dengan Olahraga di Gym

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 03 Nov 2017 15:20 WIB
kesehatan
Bersepeda ke Kantor Setara dengan Olahraga di Gym
Bersepeda ke kantor memiliki efektivitas yang sama ketika Anda berolahraga di gym untuk mengisi waktu luang. (Foto: Pedro Carballo/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi Anda yang tak senang berolahraga di gym, cobalah bersepeda ke kantor. Aktivitas tersebut dapat membakar kalori sama seperti saat berolahraga di gym. 

Sebuah penelitian menemukan bahwa naik sepeda adalah alternatif bagus yang setara dengan olahraga di gym, untuk mereka yang mengalami obesitas atau menurunkan berat badan. 

Mereka yang bersepeda ke kantor cenderung aktif secara fisik dan membakar jumlah kalori yang sama dengan berolahraga di gym. 

Ini adalah kabar baik untuk mereka yang kegemukan yang tak memiliki waktu bergabung dengan pusat kebugaran karena harus menjemput anak atau memasak makan malam setelah bekerja.

(Baca juga: Asyiknya Menikmati Suasana Ragunan dengan Bersepeda)



Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa kita bisa mengombinasikan transportasi dengan olahraga fisik yang aktif dalam perjalanan bekerja," ujar Bente Stallknecht, Profesor dan Kepala Departemen di University of Copenhagen.

Studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Obesity tersebut membagi 130 partisipan dalam empat kelompok: sebuah kelompok bersepeda, dua kelompok yang bisa berolahraga di waktu luang dalam intensitas tinggi dan sedang, serta kelompok yang terkontrol. 

Para partisipan berusia 20-45 tahun dan memiliki indeks masa tubuh (IBM) 25-35 kg/m2. Setelah enam bulan, hasilnya menunjukkan kelompok yang terkontrol sangat berlawanan dengan tiga kelompok lainnya. 

Massa lemak berkurang sebanyak 4,5 kg pada kelompok yang berolahraga dengan intensitas berat; 2,6 kg pada kelompok dengan olahraga dengan intesitas sedang, dan 4,2 kg pada kelompok yang bersepeda ke kantor. 

"Bersepeda ke kantor memiliki efektivitas yang sama ketika Anda berolahraga di gym untuk mengisi waktu luang," jelas Jonas Salling Quist, Asisten Riset di universitas tersebut.










(TIN)