Benarkah White Coffee Berbahaya Bagi Kesehatan?

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 03 Oct 2017 18:14 WIB
kopi
Benarkah White Coffee Berbahaya Bagi Kesehatan?
(Foto: Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pernahkah Anda mendapatkan pesan ini?

BAGI YG DOYAN  NGOPI perlu baca*       

 
 Kopi Sachet
 
Prof Achmad Subagio
1.Ketua Lembaga Penelitian ( Lemlit ) Universitas Jember, Jawa Timur
2.Pakar pertanian dan juga pakar pengolahan pangan Lulusan Jepang.
3.Penemu tepung Modified Cassava Flour (MOCAF)
 
Berikut pernyataan beliau:
 
Kopi instan yang dikemas dan mengandung krimer bisa menimbulkan efek negative dalam tubuh.
Kandungan krimer nabati jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan Hipertensi dan penyumbatan pembuluh darah.
Karena Krimer nabati tidak dapat dicerna sempurna oleh tubuh.
 
Peraga’an percobaan kecil dengan tiga buah lilin menyala, yg ditaburi krimer nabati di atasnya nyalanya semakin membesar, bukannya mati.
Ini karena krimer nabati bersifat eksplosif, mudah meledak atau eksplosif tinggi.
Jadi banyak mengonsumsi  kopi krimer, sama halnya dengan memasukkan kolesterol kering dalam tubuh, karena susah dicerna oleh tubuh.
*Boleh mengkonsumsi kopi instan, namun jangan banyak-banyak*
Lalu bagaimana dengan white coffee?
 
White coffee, sebenarnya "bukan jenis kopi putih, warna putih" itu didapatkan dari estrak gula atau minyak nabati yang diekstraksi. Proses ekstraksi bahan tersebut menggunakan *bahan kimia.*
 
Proses pembuatannya juga tidak memenuhi standar kesehatan, kopi disangrai dengan suhu kecil, sehingga kandungan kafein dan asam tidak turun. Hal itu dilakukan, agar warna bubuk yang dihasilkan tidak terlalu hitam, hal ini tidak bagus untuk kesehatan, karena bisa menyebabkan kanker.
 
MINUM KOPI YG TEPAT
Mengkonsumsi kopi hendaknya secukupnya saja dan tidak berlebihan. 
Disarankan dikonsumsi *tanpa gula dua kali sehari,* secangkir di pagi hari setelah sarapan dan secangkir sore hari setelah makan. 
 
Kopi hitam tanpa gula memberikan manfaat bagi tubuh, terutama penderita diabetes, karena kopi hitam mengandung ;
-60 persen nutrisi.
-20 persen vitamin
-10 persen kalori
-10 persen mineral.
 
Berikut ini manfaat meminum kopi tanpa gula bagi kesehatan tubuh:
-Meningkatkan daya ingat.
-Membantu otak tetap aktif juga membantu mengaktifkan saraf utk mencegah dimensia dini.
-Meningkatkan kecerdasan, kafein merupakan simultan psikoaktif yang bereaksi dengan tubuh dan dapat meningkatkan mood, energi dan fungsi kognitif seseorang.
-Membantu membersihkan "isi perut", jadi akan kerap buang air kecil.
-Membuat racun dan bakteri dalam tubuh yang ada di perut keluar bersama urine.
-Membantu menurunkan berat badan, karena dapat membakar lemak.
-Dapat meningkatkan metabolisme tubuh.
-Mengatasi penyakit jantung, mengurangi tingkat peradangan dalam tubuh sehingga menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
-Sebagai antioksidan, secangkir kopi mengandung vitamin B2, B3 dan B5 serta mangan, magnesium dan kalium.
 
Mulailah untuk minum kopi tanpa gula dari sekarang
Minum kopi hitam dua kali sehari dapat mencegah penyakit Parkinson, karena kafein meningkatkan kadar dopamin dalam tubuh.
*Manfaat terakhir..:*
Dapat meningkatkan mood sehingga menjadi "obat" terbaik untuk melawan depresi.
Menu white coffee memang sudah tak asing lag kedai kopi saat ini. Bahkan menu tersebut menjadi solusi mereka yang tak terlalu menyukai kopi hitam.

Apakah white coffee?

Pada dasarnya, biji kopi melalui pemanasan tertentu. Bila disangrai dalam suhu rendah, maka warna biji akan lebih terang. White coffee  juga tidak tercampur dengan bahan-bahan seperti kacang-kacangan atau jagung.

"Namun, kebanyakan kedai kopi menambahkan tambahan margarin pada white coffee  sebagai perasa tambahan," jelas ahli giz dr Tan Syot Yen saat dihubungi Metrotvnews.com, Selasa (3/10/2017).

Ia menjelaskan, white coffee  yang pada dasarnya merupakan bagian kopi bisa dikonsumsi asalkan tak berlebihan.

"Bukan soal takaran, namun kecanduan tubuh pada kopi. Kita melihat banyak penelitian yang menyebutkan takaran yang tepat padahal setiap tubuh berbeda."

Kopi memang memiliki manfaat, salah satunya meningkatkan adrenalin. Ketika kadar adrenalin meningkat, maka seseorang akan terjaga lebih lama. Kafein yang dapat memberi efek mempercepat detak jantung juga membuat otak menjadi lebih aktif sehingga tak lambat berpikir.

Selain itu, dr Tan juga tak memungkiri bahwa kopi dapat membantu menurunkan berat badan. "Karena kafein membuat peminum sadar penuh, jadi cenderung banyak gerak."


(DEV)