Ini Risiko Kesehatan jika melewatkan Libur Tahunan Anda

Raka Lestari    •    Selasa, 21 Nov 2017 08:00 WIB
Ini Risiko Kesehatan jika melewatkan Libur Tahunan Anda
Pada akhir penelitian, ditemukan bahwa saat frekuensi liburan peserta naik, angka kematian yang disebabkan karena penyakit jantung koroner terlihat menurun sebab-akibat. (Foto: Ditty About Summer/Shutterstock)

Jakarta: Kecuali Anda seorang guru, jadwal liburan Anda bisa dibilang cukup terbatas. Anda memiliki jatah cuti tahunan yang bisa Anda ambil untuk kembali menyegarkan pikiran Anda dari rutinitas harian Anda selama ini. Jatah cuti tahunan yang diberikan oleh perusahaan Anda sebaiknya digunakan sebaik-baiknya dan jangan sampai terlewatkan.

Melewatkan jatah cuti tahunan yang Anda miliki tentunya sangat mengecewakan, namun efeknya ternyata bukan hanya Anda bisa merasa jenuh dalam bekerja.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Psychosomatic Medicine menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara melewatkan liburan tahunan dan membahayakan kesehatan Anda.


(Pada akhir penelitian, ditemukan bahwa saat frekuensi liburan peserta naik, angka kematian yang disebabkan karena penyakit jantung koroner terlihat menurun sebab-akibat. Foto: Mahir Uysal/Unsplash.com)

(Baca juga: Perhatikan Hal Ini untuk Mendapatkan Liburan Sempurna)

Penelitian tersebut berlangsung selama rentang waktu sembilan tahun, meneliti frekuensi liburan dan data kesehatan dari 12.338 peserta yang berisiko terkena penyakit jantung koroner. 

Pada akhir penelitian, ditemukan bahwa saat frekuensi liburan peserta naik, angka kematian yang disebabkan karena penyakit jantung koroner terlihat menurun sebab-akibat. Sedangkan pada saat frekuensi liburan peserta menurun, risiko kematian yang diakibatkan penyakit jantung koroner akibat meningkat.

Jadi, lain kali jika Anda berniat untuk melewatkan jatah cuti tahunan yang diberikan oleh perusahaan ingatlah hal tersebut untuk kesehatan diri Anda.








(TIN)