Penelitian: Sikap Pesimis Tingkatkan Risiko Kematian

Nia Deviyana    •    Kamis, 17 Nov 2016 12:43 WIB
psikologi
Penelitian: Sikap Pesimis Tingkatkan Risiko Kematian
(Foto: Shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sikap pesimis ternyata tak hanya berdampak terhadap kesehatan mental, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Peneliti di Finlandia menganalisis 2.267 laki-laki dan perempuan berusia 52-76 tahun. Pada awal penelitian, para peserta diminta menilai enam pernyataan pada skala 0 sampai 4. Salah satu berisi pernyataan berisi kalimat, "Jika saya dihadapkan pada situasi yang tak pasti, saya biasanya mengharapkan yang terbaik."

Dilansir New York Times, para peneliti juga mencatat kadar kolesterol, tekanan darah, glukosa, dan karakteristik perilaku para peserta. Selama 11 tahun penelitian, ditemukan 122 orang peserta yang meninggal akibat penyakit jantung koroner.

Setelah mengontrol kebiasaan seperti merokok, diabetes, dan faktor-faktor lain, para peneliti menemukan bahwa mereka yang memiliki rasa pesimis tinggi memiliki risiko dua kali lebih besar meninggal karena penyakit jantung.

Berdasarkan catatan medis, mereka yang pesimistis cenderung mengidap diabetes, tekanan darah tinggi, koleterol tinggi, dan depresi. Tak hanya itu, mereka juga mengalami kelebihan berat badan, suka merokok, dan malas berolahraga.

Daripada hidup dipenuhi rasa pesimis, hidup dengan perasaan optimis lebih menguntungkan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.


Seberapa Sehat Mental Anda?





(DEV)