Makanan Cepat Saji Dapat Meningkatkan Kalori pada Anak

Torie Natalova    •    Kamis, 10 Nov 2016 21:57 WIB
kesehatan anak
Makanan Cepat Saji Dapat Meningkatkan Kalori pada Anak
Makanan Cepat Saji Dapat Meningkatkan Kalori pada Anak (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anak-anak sangat menyukai makanan cepat saji. Para orang tua pun lebih sering menuruti keinginan anak-anak mengonsumsi makanan cepat saji demi sang buah hati mau makan.

Sayangnya, menurut penelitian terbaru, anak-anak yang memesan kombinasi atau paket makanan cepat saji lebih sering meminum minuman manis yang dapat meningkatkan jumlah kalori.

Peneliti menemukan minuman tersebut seperti dalam minuman bersoda, teh manis dan susu dengan aneka rasa. Semua minuman ini dapat menambah sekitar 179 kalori lebih pada makanan mereka.

"Minuman manis semakin dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti diabetes," kata peneliti senior Brian Elbel dari New York University School of Medicine.

Tim peneliti menganalisis dan melakukan survei di restoran cepat saji New York dan dekat Kota Jersey. Dari penelitian itu, tim menemukan bahwa 60 persen dari minuman yang dibeli untuk anak-anak itu manis dan paket makanan lebih sering menawarkan minuman yang manis.

Selain memesan paket makanan, anak laki-laki dan orang-orang di atas usia 12 tahun lebih mungkin untuk mendapatkan minuman manis dan mengonsumsi jumlah yang lebih tinggi dari kalori dan gula. Makanan cepat saji biasanya dibelikan para orang tua untuk makan malam.

Sekitar 17 persen anak-anak di bawah usia 19 tahun di Amerika, diklasifikasikan mengalami obesitas. Kalori merupakan salah satu kontribusi terbesar untuk meningkatkan kalori. Dietary Guidelines merekomendasikan anak-anak untuk membatasi asupan gula hingga 10 persen dari total kalori atau sekitar 120-180 kalori.

Masalahnya, anak-anak sangat menyukai minuman manis, sehingga akan sangat sulit untuk membatasinya minum minuman manis. Salah satu cara untuk menghindari obesitas pada anak adalah dengan mengganti minuman manis dengan soda atau air.

Mengganti minuman manis dengan susu atau air dapat menghilangkan hampir 200 kalori. Dengan demikian, Anda ikut membantu anak-anak terhindar dari risiko diabetes.


(ELG)