Polusi Udara Sama Bahayanya seperti Tembakau

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 31 Oct 2018 10:48 WIB
tips kesehatan
Polusi Udara Sama Bahayanya seperti Tembakau
(Foto: The Health Site)

Jakarta: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa polusi udara sama berbahayanya dengan tembakau untuk paru-paru. 

Berfokus pada peningkatan polusi udara dan dampak berbahaya pada populasi global, terutama anak-anak, WHO memberi peringatan bahwa polusi udara adalah tembakau baru. Efeknya sama dengan merokok tembakau. 

Data WHO menyebutkan bahwa setiap tahun, udara berpolusi yang digunakan untuk bernapas membunuh tujuh juta orang dan memberikan pengaruh buruk pada milyaran orang. 

Sekitar 90 persen populasi dunia mengalami keracunan udara, khususnya anak-anak, yang mendapatkan dampak terburuk.

"Telah terjadi perkembangan baru pada tembakau. Kini, ada yang memiliki efek serupa atau disebut dengan tembakau baru, yaitu udara beracun yang digunakan milyaran orang untuk bernapas. Kaya atau miskin, tak bisa keluar dari polisi. Ini adalah kegawatdaruratan kesehatan yang diam-diam membunuh," ujar Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal WHO.

Sementara itu, direktur kesehatan publik WHO Dr Maria Neira mengungkapkan bahwa anak-anak dan bayi berisiko lebih tinggi di mana sekitar 300 juta anak tinggal di daerah yang tinggi polusi udara. Selain itu, mereka juga enam kali lipat berada di daerah dengan tingkat polusi lebih tinggi daripada yang yang direkomendasikan. 

"Polusi udara memengaruhi kita semua tetapi anak-anak paling rentan dari semuanya. Kita harus bertanya apa yang telah kita lakukan, lakukan, dan jawaban yang saya takutkan jelas: kita mencemari masa depan mereka, dan ini sangat mengkhawatirkan."

Menurutnya, anak-anak yang terpapar dengan racun di udara lebih rentan untuk terkena penyakit pernapasan kronis seperti asma, kanker, dan gangguan kecerdasan.

 


(DEV)