Kenali Perbedaan Alergi dan Intoleransi Makanan

Torie Natalova    •    Kamis, 19 Jul 2018 13:19 WIB
studi kesehatan
Kenali Perbedaan Alergi dan Intoleransi Makanan
(Foto: Medicalnewstoday)

Jakarta: Sebuah survei di Amerika menunjukkan bahwa masih banyak orang yang tidak memiliki pengetahuan tentang alergi makanan. 

Pola makan yang salah dan mengira bahwa makanan tertentu dapat menyebabkan alergi menjadi penyebab utamanya.

Masalah lainnya adalah kekeliruan atau kebingungan antara reaksi alergi makanan dengan intoleransi makanan. Ada beberapa perbedaan utama antara alergi makanan dengan intoleransi makanan, seperti dilansir Prevention.

Alergi makanan

1. Pemicu alergi biasanya adalah ikan, kerang, kacang tanah, kacang pohon, telur, kedelai, gandum dan susu.

2. Gejala alergi makanan biasanya dapat menyebabkan masalah pencernaan, tapi disertai juga dengan tanda lain seperti ruam atau gatal di kulit atau mulut, sesak napas, batuk berulang, pembengkakan di saluran udara, kesulitan menelan, pusing, kram perut, mual, muntah dan diare.

3. Meskipun seringkali reaksinya terjadi seketika, gejala bisa memakan waktu hingga dua jam untuk muncul. Reaksi terjadi setiap kali makanan dimakan.

Intoleransi makanan

Ini adalah masalah pencernaan dan tidak melibatkan sistem kekebalan tubuh. Reaksinya mungkin muncul karena tubuh kekurangan enzim yang diperlukan untuk memecah makanan. Kepekaan terhadap aditif makanan tertentu juga dapat menyebabkan gejalanya 
muncul.

1. Pemicu makanan biasanya seperti kopi, rempah-rempah panas, kacang polong, bawang, kubis, kacang-kacangan, gandum, susu, dan zat aditif seperti MSG juga dapat memicu reaksi.

2. Gejala intoleransi makanan seperti perut kembung, kram perut, muntah, mual, diare dan masalah pencernaan lain.

3. Meskipun reaksinya dapat terjadi langsung, gejala mungkin membutuhkan waktu dua hingga 24 jam untuk berkembang. Reaksi bergantung pada dosis dan tidak akan terjadi setiap kali Anda makan makanan tersebut, terutama jika porsinya kecil.




(DEV)