Gangguan Mental pada Lansia yang Sering Diabaikan

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 24 Jul 2018 11:48 WIB
kesehatan mental
Gangguan Mental pada Lansia yang Sering Diabaikan
(Foto: The Health Site)

Jakarta: Gangguan mental dapat menyerang segala usia, termasuk pada usia senja. Sayangnya, banyak orang sekitar yang justru tidak mengacuhkannya. 

Kesepian dan perasaan tidak berguna adalah beberapa alasan yang membuat lansia tertekan mentalnya. Berikut ini merupakan gejala gangguan mental pada lansia yang sering diabaikan. Penanganan yang tepat membantu lansia terhindar dari depresi. 

1. Bingung

Dilansir dari The Health Site, ini ditandai dengan kesulitan berkonsentrasi atau mengingat topik yang pernah dibicarakan. Pikiran yang bingung menunjukkan bahwa sel otak mulai mengalami degenerasi. 

2. Cemas berlebihan

Tak sedikit doang tua yang masih mencemaskan kesejahteraan anak atau orang-orang di sekitarnya yang lebih muda. Namun, bila pikiran itu terus muncul, bisa jadi itu adalah pertanda awal gangguan mental.

3. Perubahan kebiasaan tidur atau makan

Kebiasaan yang tiba-tiba berubah, seperti waktu makan atau tidur adalah sesuatu yang perlu mendapat perhatian khusus. Diperlukan pemeriksaan apakah perubahan tersebut berkaitan dengan penyakit fisik atau mental.

4. Delusi dan halusinasi

Setelah kebingungan, pemikiran yang terlalu jauh seperti memiliki keinginan yang tidak lazim sebaiknya tidak diabaikan atau dianggap sebagai lelucon. Bisa jadi itu pertanda adanya masalah pada mental. 

5. Lelah dengan hidup

Jangan anggap wajar orang tua yang selalu mengeluh soal kehidupan, apalagi jika sampai membicarakan kematian. Bisa jadi mereka merasa kesepian atau tidak berguna. 

Sebagai anak, penting bagi Anda untuk sekadar mengajak orang tua mengobrol santai atau melakukan aktivitas ringan bersama seperti memasak atau jalan-jalan ke Mal agar orang tua tidak kesepian dan merasa diperhatikan. Menyuruh mereka untuk aktif bersosialisasi di lingkungan sosial juga dapat meningkatkan kualitas hidup lansia. 

Lihat video:




(DEV)