Tanda Anda Kecanduan Kafein

Raka Lestari    •    Senin, 06 Aug 2018 08:10 WIB
kopi
Tanda Anda Kecanduan Kafein
Sama seperti obat lain, semakin banyak Anda mengonsumsi kafein, semakin banyak Anda membutuhkannya untuk tubuh Anda. (Foto: Danielle MacInnes/Unsplash.com)

Jakarta: Bagi sebagian orang, mengonsumsi kopi sebelum memulai aktivitas harian merupakan suatu kebutuhan. Dan ketika kebutuhannya tersebut tidak terpenuhi, maka mood atau semangat mereka dalam menjalani aktivitas harian pun kurang optimal.

Terkadang juga, jika kebiasaan tersebut dibiarkan bisa menimbulkan kecanduan terhadap kafein, seperti yang terdapat dalam kopi. 

Dikutip dari Insider, berikut ini adalah beberapa tanda kecanduan kafein.

1. Anda tak bisa memulai aktivitas tanpa minum kopi
Jika Anda tidak dapat memulai hari Anda dengan baik tanpa minum kopi terlebih dahulu, bisa jadi itu merpakan pertanda bahwa Anda kecanduan kafein. Kafein merupakan stimulan, itulah mengapa banyak orang yang bergantung kepada kafein.

"Kafein dapat merangsang reseptor dopamin di otak kita, sama seperti kokain dan obat-obatan tertentu lainnya, hanya tidak hampir pada tingkat yang sama," menurut Dana Hunnes, Ph.D., MPH, RD., Ahli diet senior di UCLA Medical Center. 

(Baca juga: Penelitian: Kafein Dapat Membantu Orang dengan Masalah Jantung)


(Bagi sebagian orang, mengonsumsi kopi sebelum memulai aktivitas harian merupakan suatu kebutuhan. Dan ketika kebutuhannya tersebut tidak terpenuhi, maka mood atau semangat mereka dalam menjalani aktivitas harian pun kurang optimal. Foto: Nathan Dumlao/Unsplash.com)

2. Tingkat toleransi yang tinggi
Sama seperti obat lain, semakin banyak Anda mengonsumsi kafein, semakin banyak Anda membutuhkannya untuk tubuh Anda. Itulah mengapa Anda mungkin memerhatikan bahwa secara bertahap membutuhkan lebih banyak dan lebih banyak kopi, minuman energi, atau sumber kafein lain untuk meningkatkan energi Anda.

Menurut BBC, meskipun kafein bisa meningkatkan semangat seseorang, efek tersebut hanya bisa didapat oleh mereka yang tidak terlalu sering meminumnya. 

3. Berpengaruh pada pencernaan
Kafein, terutama yang terdapat pada kopi memiliki efek pada usus. Dr Paul Bertrand, dosen senior dan peneliti dalam usus dan ilmu saraf di RMIT mengatakan, "Jika Anda berhenti mengonsumsi minum kopi, mungkin Anda akan buang air besar lebih sedikit namun seiring berjalannya waktu sistem pencernaan Anda akan terbiasa."

4. Anda merasakan perbedaan detak jantung ketika tidak minum kopi
Menurut para peneliti dari University of Iowa Health Care, bagi kebanyakan orang terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat menyebabkan palpitasi jantung. Menurut para peneliti, biasanya kafein digunakan ketika seseorang memiliki tugas yang cukup banyak sehingga jantung mereka pun akan berdetak lebih cepat. 

5. Anda merasa murung ketika tidak minum kopi
Depresi terkadang juga bisa terjadi ketika asupan kafein Anda dihentikan. Menurut Mayo Clinic, kafein ia memiliki koneksi tidak langsung dengan perasaan sedih atau murung karena berpengaruh terhadap jam tidur Anda yang juga dapat memengaruhi suasana hati Anda. 





(TIN)