Tidak Sarapan Sebabkan Sakit Kepala

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 11 Apr 2018 17:48 WIB
tips kesehatan
Tidak Sarapan Sebabkan Sakit Kepala
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Sarapan adalah kebiasaan makan penting untuk merestorasi energi yang hilang dalam tubuh. Selain itu, sarapan juga memiliki berbagai manfaat lain yang baik untuk tubuh.

"Sarapan berguna untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi pada tubuh dan otak setelah puasa makan sepanjang malam," terang konsultan gizi Dr dr Fiastuti Witjaksono, MS, MSc, SpGK dalam peluncuran kampanye #GoodDaysStartwithQuaker, Rabu, 11 April 2018.

Ia menjelaskan, sarapan harus memenuhi kebutuhan energi dalam sehari sebanyak 20-35 persen. Selain itu, sarapan yang baik juga mengandung nutrisi yang tepat, terutama tinggi serat dan protein.

Serat berfungsi sebagai pengontrol gula darah agar tetap stabil dan membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga meningkatkan kesehatan pencernaan.

Sementara, protein berperan sebagai sumber energi serta membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.

Kedua nutrisi tersebut juga dibutuhkan otak sebagai sumber glukosa dan energi pada pagi hari agar kerja otak maksimal.

"Anak sekolah yang terbiasa sarapan umumnya memiliki pencapaian yang lebih baik. Sementara manfaat sarapan pada orang dewasa adalah menurunkan risiko penyakit tak menular," tambahnya.

Mereka yang tidak sarapan, lanjutnya, umumnya kerap mengalami sakit kepala karena gula darah yang rendah. 






(DEV)