Tindik Lidah Buruk untuk Kesehatan Gigi?

Anggi Tondi Martaon    •    Rabu, 27 Jun 2018 11:06 WIB
kesehatan gigi dan mulutstudi kesehatan
Tindik Lidah Buruk untuk Kesehatan Gigi?
Sebuah studi terpisah dari Belgia menemukan bahwa dua wanita muda (usia 27 dan 32) dengan tindikan lidah mengalami kerusakan gusi berulang. (Foto: Carlos Vaz/Unsplash.com)

Jakarta: Tindik di lidah terlihat sangat keren. Namun dilansir dari WebMD memasang aksesori di organ tubuh dalam mulut itu sangat tidak baik bagi kesehatan.

Sebuah penelitian dalam artikel berjudul "Tongue Piercings May Bring Harm to Teeth and Gums" menyebutkan, tindik di lidah akan meningkatkan risiko menderita penyakit gusi. Risiko tersebut bahkan lebih tinggi daripada orang yang memasang tindik di bibir.

Peneliti senior Dr Clemens Walter mengatakan, timnya menemukan lebih banyak kasus pendarahan atau radang gusi yang dialami oleh 14 kelompok pasien dengan tindik lidah. Di sisi lain, kesehatan gusi tujuh pasien dengan tindik bibir tampak tidak terpengaruh.

"Semakin dekat gigi dengan tindik lidah, semakin terpengaruh mereka," kata Walter yang merupakan Wakil inspektur dari Pusat Universitas untuk Kedokteran Gigi dengan Universitas Basel, Swiss, saat dikutip dari WebMD.

Sebuah studi terpisah dari Belgia menemukan bahwa dua wanita muda (usia 27 dan 32) dengan tindikan lidah mengalami kerusakan gusi berulang. Hal itu disebabkan karena tekanan logam berpengaruh terhadap gigi mereka.


(Dr Tyrone Rodriguez mengatakan tindikan di lidah juga meningkatkan kemungkinan seseorang terkena infeksi, terlebih mulut manusia berperan sebagai sarang bagi lebih dari 500 jenis bakteri, jamur, dan virus yang diketahui. Foto: Christian Ferrer/Unsplash.com)

(Baca juga: Banyak Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Piercing)

Setelah menggunakan tindik selama delapan hingga 10 tahun, para wanita itu mengalami infeksi. Hal itu mengakibatkan abses yang berulang, goyang dan keluar dari posisi normal mereka.

Hal senada juga disampaikan oleh juru bicara American Dental Association, Dr Tyrone Rodriguez. Dia menyebutkan tindikan di lidah juga meningkatkan kemungkinan seseorang terkena infeksi, terlebih mulut manusia berperan sebagai sarang bagi lebih dari 500 jenis bakteri, jamur, dan virus yang diketahui.

"Banyak serangga yang kita miliki di mulut dianggap oportunistik. Setiap kali kita mengalami cedera atau lesi, mereka mencoba mengambil keuntungan," kata Rodriguez.

Oleh karenanya, bagi orang yang peduli akan kesehatan mulut sangat disarankan untuk tidak memasang atau mencopot tindik di lidah. Jika tidak ingin membukanya, maka mereka harus menjaga kebersihan mulut dengan baik.

"Pilihan terbaik selalu tidak memiliki penindikan, tetapi jika Anda harus melakukan penindikan, menjaganya tetap bersih adalah sangat penting. Ini juga membantu untuk memiliki penindikan yang dapat Anda keluarkan sehingga Anda dapat membersihkannya dengan benar," kata Rodriguez.





(TIN)