Lakukan 3 Hal Ini Sebelum Operasi

Dhaifurrakhman Abas    •    Kamis, 29 Nov 2018 10:17 WIB
kesehatan
Lakukan 3 Hal Ini Sebelum Operasi
Olahraga rupanya juga bermanfaat buat pasien yang akan menjalani operasi. (Foto: Ev/Unsplash.com)

Jakarta: Menjalani operasi barangkali menjadi momen yang menakutkan bagi sebagian orang. Apalagi jika operasi tersebut merupakan jalan satu-satunya untuk memperoleh kesembuhan.

Namun, pasien tidak dianjurkan pasrah dan menunggu begitu saja, hingga jadwal yang ditentukan tiba. Menjalani operasi ternyata mesti dipersiapkan matang-matang oleh pasien untuk menghindari risiko komplikasi.

Apalagi, sebuah studi dari American College of Surgeons (2012) menyebutkan, risiko komplikasi pasca operasi cukup tinggi. Menurut penelitia persentase komplikasi di Amerika sekitar 17 persen dari 551.510 pasien yang menjalani operasi bedah.

Beberapa unit kesehatan di kampus dan rumah sakit di Amerika bahkan membentuk serangkaian program khusus praoperasi. Seperti program kebugaran khusus untuk melatih fisik dan mental pasien yang berfungsi mengurangi risiko komplikasi.

Namun mempersiapkan diri untuk mengurangi risiko komplikasi operasi bisa juga dilakukan secara mandiri. Dilansir Washington Post, berikut tiga persiapan yang bisa Anda lakukan sebelum melakukan operasi.


(Olahraga rupanya juga bermanfaat buat pasien yang akan menjalani operasi. Foto: Matthew LeJune/Unsplash.com)

(Baca juga: Manfaat Olahraga Sebelum Operasi)

1. Siapkan diri
Sebelum menjalani operasi mempersiapkan diri menjadi langkah paling utama. Anda harus mengerti prosedur, keutungan, risiko serta bagaimana konsekuensi yang terjadi dalam setiap tahapan operasi.

"Persiapan menjadi kunci utama menghadapi segala dampak setelah menjalani operasi," kata Michael Englesbe, ahli bedah transplantasi University of Michigan.

Englesbe juga mengatakan persiapan tersebut berguna untuk mengurangi dampak stres bagi pasien. Sebab stres juga beresiko memicu penyakit komplikasi operasi.

2. Berhenti merokok dan melatih pernapasan
Mempelajari teknik pernapasan berguna untuk meningkatkan kekuatan paru-paru dan mengurangi dampak komplikasi pernapasan usai operasi. 

Agar lebih mendapatkan hasil yang optimal, jangan sungkan untuk bertanya pada dokter, teknik pernapasan seperti apa yang cocok buat Anda.

Selain itu berhenti merokok adalah pilihan tepat bagi pasien. Sebab rokok penyebab kerusakan paru-paru serta memicu pembentukan karbonmonoksida pada peredaran darah. "Tubuh tanpa rokok bisa mempercepat penyembuhan pascaoperasi secara dramatis," ujarnya.

3. Olah raga
Olahraga rupanya juga bermanfaat buat pasien yang akan menjalani operasi. Hal itu bisa mencegah penyakit dan komplikasi pascaoperasi.

Sudah bukan rahasia bahwa olahraga bermanfaat bagi tubuh. Selain bisa meningkatkan kekuatan motorik, sistem respirasi, juga meningkatkan imun.





(TIN)