Insomnia dan Sakit Kepala, Tanda Perimenopause

Torie Natalova    •    Sabtu, 20 Oct 2018 06:13 WIB
menopause
Insomnia dan Sakit Kepala, Tanda Perimenopause
Insomnia dan Sakit Kepala, Tanda Perimenopause (Foto: gettyimages)

Jakarta: Menopause yaitu proses berhentinya haid pada seorang wanita yang umumnya terjadi pada wanita paruh baya atau sekitar 45 tahun ke atas. Namum, ada fase menopause yang seringkali tidak diperhatikan yakni perimenopause.

Perimenopause pada dasarnya adalah gejala sebelum haid seorang wanita berhenti dan mulai menopause. Pada masa ini, Anda masih memiliki tingkat kesuburan, meskipun kadar estrogen sudah mulai menurun. Perimenopause berakhir 12 bulan setelah periode haid terakhir.

Gejala perimenopause mirip dengan menopause, yang terjadi umumnya pada tahun pertama setelah periode haid terakhir. Gejalanya seperti hot flushes dan keringatan di malam hari, insomnia, kekurangan energi, suasana hati buruk, kecemasan, iritabilitas, libido rendah, kekeringan vagina, rasa tidak nyaman saat berhubungan seks, sering buang air kecil. Banyak wanita juga akan mengalami kulit kering, rambut kering dan sakit kepala.

Menopause sendiri adalah berhentinya proses siklus haid secara permanen yang disebabkan oleh hilangnya aktivitas ovarium. Perimenopause atau menopause dini dapat terjadi pada wanita sebelum berusia 45 tahun. Satu dari 1000 wanita dapat mengalami perimenopause sebelum usia 30 tahun.

Tidak ada cara untuk memprediksi kapan seorang wanita perimenopause, meskipun sejarah keluarga bisa menjadi indikator yang baik untuk memprediksi menopause datang. Perimenopause dapat membuat seoorang wanita kesulitan untuk hamil. Ini karena penurunan fungsi ovarium yang siginifikan sebelum usia 40 tahun.


 


(ELG)