Pernikahan yang Bahagia Picu Kenaikan Berat Badan Pria?

Torie Natalova    •    Jumat, 09 Nov 2018 17:36 WIB
kesehatanpsikologi
Pernikahan yang Bahagia Picu Kenaikan Berat Badan Pria?
Penelitian yang dilakukan di Queensland menemukan bahwa pasangan menikah lebih mungkin merencanakan untuk makan bersama dengan porsi yang lebih besar dan lebih banyak. (Foto: Toa Heftiba/Unsplash.com)

Jakarta: Wanita dan laki-laki yang sudah menikah cenderung mengalami kenaikan berat badan daripada mereka yang belum menikah. Kecenderungan ini terjadi meskipun pasangan yang telah menikah sudah memantau makanan mereka dan mengonsumsi makanan yang lebih sehat.

Penelitian menunjukkan bahwa pasangan menikah yang saling mencintai, menjalani hubungan yang membahagiakan karena mereka saling berbagi makanan dan merasa nyaman.

Menurut sains, gemuk dan bahagia merupakan sebuah fenomena yang nyata. Pasangan yang bahagia makan lebih sehat tetapi menjadi lebih gemuk.

(Baca juga: Tiga Penyakit yang Menyebabkan Berat Badan Bertambah)


(Penelitian menunjukkan bahwa pasangan menikah yang saling mencintai, menjalani hubungan yang membahagiakan karena mereka saling berbagi makanan dan merasa nyaman. Foto: Rawpixel/Unsplash.com)
 
Penelitian yang dilakukan di Queensland menemukan bahwa pasangan menikah lebih mungkin merencanakan untuk makan bersama dengan porsi yang lebih besar dan lebih banyak. Sedangkan orang lajang yang makan sendirian cenderung makan lebih sedikit.

Psikolog Wyatt Fisher merekomendasikan pasangan yang khawatir dengan berat badan mereka berusaha untuk olahraga secara teratur dan lebih sadar akan porsi makanan mereka.

Pasangan juga sebaiknya proaktif mendiskusikan tentang kenaikan berat badan di awal hubungan mereka untuk mengetahui tingkat kekhawatiran masing-masing.




(TIN)