Penyebab Bintil pada Mata dan Cara Penanganannya

Raka Lestari    •    Senin, 12 Feb 2018 11:17 WIB
kesehatan
Penyebab Bintil pada Mata dan Cara Penanganannya
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Stye pada mata atau biasa disebut sebagai bintil tentunya sangat mengganggu. Benjolan merah yang terdapat pada mata Anda tersebut terkadang sangat menyakitkan dan membuat Anda tergoda ingin memencetnya saja.

Bintil pada mata bukanlah sesuatu yang membahayakan, namun harus diobati dengan benar. Bintil pada mata bisa terjadi saat bakteri masuk ke kelenjar meibomial kelopak mata. Bakteri ini sering berasal dari bulu mata, terutama jika Anda mengalami penumpukan bakteri pada bulu mata yang dikenal sebagai blepharitis, yang menyebabkan terjadinya pengendapan kotoran pada mata, menurut dokter mata Ming Wang, M.D., Ph.D.

Tanda-tanda stye mata adalah terjadinya benjolan di sepanjang kelopak mata, kemungkinan akan merah atau terasa sakit ketika disentuh.  Bintil pada mata biasanya terjadi di bagian luar kelopak mata, atau di bagian bawah. Bintil pada mata biasanya tidak memengaruhi penglihatan, meski dalam beberapa kasus, bisa menyebabkan astigmatisme, yang mungkin mengaburkan pandangan Anda.

Jika Anda mengalaminya, segeralah periksa ke dokter. Dokter mungkin akan memberikan  antibiotik oral, meskipun obat tetes mata terkadang juga dapat bekerja. Untuk menghindari terinfeksi kembali, selesaikan pengobatannya sampai benar-benar sembuh.

Yang terpenting adalah jangan memencet bintil pada mata Anda tersebut karena sangat berbahaya.

Memencet bintil pada mata dapat menyebarkan infeksi ke bagian lain dari kelopak mata Anda atau dapat menimbulkan luka dan lecet pada kulit sehingga memungkinkan infeksi lain untuk masuk. Sebagai gantinya Anda bisa merendam kain lap pada air hangat, atau membungkus nasi hangat dengan kain dan menjadikannya sebagai kompres pada bintil mata.





(DEV)