Ini Alasan Mengapa Jerawat Meninggalkan Bekas

Yatin Suleha    •    Jumat, 24 Nov 2017 12:00 WIB
Ini Alasan Mengapa Jerawat Meninggalkan Bekas
Dalam jangka panjang memencet jerawat besar kemungkinannya meninggalkan luka di kulit Anda. (Foto: Matthew Kane/Unsplash.com)

Jakarta: Jerawat memang sering membuat Anda kesal. Hal lain dari jerawat yaitu bekasnya yang bisa menetap di wajah Anda dan terus ada dalam jangka waktu yang lama.

Bekas luka jerawat meninggalkan perubahan tekstur di wajah. Saat inflamasi hiperpigmentasi telah usai maka menciptakan bekas warna ungu, abu-abu, atau coklat tua.

Jerawat disebabkan oleh inflamasi. Hal ini juga tergantung pada tingkat serta keparahan inflamasi dan jenis kulit Anda. Bekas jerawat tadi bisa meninggalkan warna dan bekas lekukan ketika  kulit Anda mencoba untuk sembuh dari peradangan.

Ivy Lee, MD, dokter kulit yang berbasis di Pasadena, California, Amerika Serikat mengatakan bahwa salah satu hal yang paling baik untuk menghindarkan kulit Anda dari kerusakan adalah dengan memroteksi kulit Anda sebelum jerawat terlanjur meradang.


(Jerawat disebabkan oleh inflamasi. Hal ini juga tergantung pada tingkat serta keparahan inflamasi dan jenis kulit Anda. Foto: Sam Manns/Unsplash.com)

"Tindakan lainnya juga diperlukan agar kulit tak berbekas luka adalah Anda tak memencet jerawat walau sangat ingin sekali melakukannya," ucap Lee yang juga merupakan asisten klinis profesor dari bagian dermatologi di UCLA.

(Baca juga: Asupan Vitamin E Berlebih Memicu Jerawat)

"Jika Anda merasa jerawat tersebut sangat gatal dan ingin sekali memencetnya, oleskan sedikit treatment yang bisa menghilangkan rasa tersebut lalu biarkan dulu hingga sembuh," pesan Lee.

Memencet isi jerawat mungkin memberikan Anda kepuasan walau hanya terasa sesaat saja. Namun Lee mengingatkan bahwa dalam jangka panjang memencet jerawat ini besar kemungkinannya meninggalkan luka di kulit Anda. "Saya merekomendasikan untuk hindari bahan metal apa pun untuk menekan jerawat tersebut, termasuk jari Anda juga," ucap Lee.

Lee mengatakan bahwa para dokter profesional tahu bagaimana menggunakannya secara benar, namun jika Anda melakukannya sendiri ini bisa meninggalkan trauma di kulit Anda dan peradangan yang lebih parah. "Peralatan kebersihan wajah Anda juga ada baiknya dibersihkan secara berkala untuk menghindari bakteri yang bisa menambah peradangan terjadi," tutup Lee.








(TIN)