Hanya Ada 10 Dokter Ortopedik Anak di Indonesia

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 26 Aug 2016 12:09 WIB
kesehatan anak
Hanya Ada 10 Dokter Ortopedik Anak di Indonesia
Media gathering RS Premier bertema 'Orthopedic Update in Surgery' (Foto: Metrotvnews/Yanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jarang kita mendengar istilah dokter spesialis ortopedik anak. Padahal, masalah tulang tak hanya dialami orang dewasa.

Di Indonesia sendiri, hanya terdapat 10 dokter spesialis ortopedik anak. Kebanyakan berdomisili di Pulau Jawa. Itu pun, yang aktif hanya berjumlah tujuh orang. Mengapa demikian?

"Karena belum ada sekolahnya di sini, jadi harus ke luar negeri. Itu salah satu kendalanya," ungkap Dr. dr. Aryadi Kurniawan, SpOT (K), spesialis ortopedik anak dalam acara media gathering RS Premier bertema 'Orthopedic Update in Surgery' di Jakarta.

Selain itu, anggapan bahwa ortopedik identik dengan patah tulang pada orang dewasa  membuat bidang ini tidak terlalu mendapat perhatian.

Namun, untuk bisa mengakali jumlah yang sangat minim tersebut, para dokter spesialis anak memberikan saran agar dokter ortopedik umum menangani terlebih dahulu. Jika memang kasus tersebut tak bisa diatasi, maka segera dirujuk ke dokter spesialis anak ortopedik.

"Perbedaan dokter ortopedik umum dan ortopedik anak adalah pada tulang anak masih ada pertumbuhan, sehingga pola pengobatannya berbeda," tandas dr. Aryadi.

Saat ini dokter spesialis ortopedik anak tersebar di beberapa kota, yaitu dua orang masing-masing di Jakarta dan Surabaya, dan satu orang maaing-masing di Bandung, Bali, Solo, Medan, dan Makassar.


(ELG)