Apa Arti Tanda '+' pada Tabir Surya?

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 10 Sep 2016 13:32 WIB
kecantikan
Apa Arti Tanda '+' pada Tabir Surya?
Apa Arti Tanda '+' pada Tabir Surya? (FotoL skin.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Berbagai produk tabir surya berlomba-lomba untuk memberikan kandungan terbaik bagi penggunanya agar kulit tetap terjaga, mulai dari penambahan jumlah SPF hingga adanya kandungan PA+. Namun, tahukah Anda apa maksud dari tanda '+' tersebut?

"Arti tanda itu adalah seberapa besar proteksi tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar UV A yang dapat menyebabkan penuaan kulit," terang dr. Mardiati Ganjardani, SpKK selaku dermatologis dalam acara peluncuran dua produk terbaru The Body Shop.

Ia menjelaskan bahwa kebanyakan tabir surya hanya melindungi kulit dari sinar UV B penyebab kulit terbakar sehingga menyebabkan kulit bertambah gelap.

Sementara, sinar UV A memberi efek penuaan dini pada kulit yang tidak terlalu disasari oleh orang-orang.
Semakin banyak jumlah '+' dalam tabir surya, maka peremajaan kulit pun semakin mudah untuk dilakukan.

Oleh karena itu, sebaiknya pilihlah tabir surya dengan tambahan pelindung dari sinar UV A dengan tanda '+' yang banyak.

Selain itu, dr. Mardiati juga menyarankan untuk menggunakan tabir surya 4-6 jam sekali agar kulit terlindung secara maksimal dari berbagai jenis paparan, baik sinar matahari ataupun sinar lampu yang ternyata juga mengandung sinar UV meski tak sebanyak sinar alami.

Semakin tinggi angka SPF pada tabir surya juga semakin baik perlindungannya terhadap kulit. Jumlah itu ternyata sebagai pengambaran berapa lama kulit akan terlindung dari sinar UV dibandingkan tidak memakainya.

"Contohnya pada SPF 15, itu artinya tabir surya bisa melindungi 15 kali lebih lama daripada saat kulit telanjang yang hanya sanggup melindungi sekitar 10 menit misalnya. Jadi kulitnya tak akan terbakar selama 150 menit," terangnya.

Selain itu, perlindungan tabir surya pun bisia maksimal pada ketebalan tertentu, yaitu 2 mm/cm persegi. Padahal, kebanyakan orang biasanya mengoleskan 0,5-0,8 saja. Hal ini menandakan bahwa sinar UV masih bisa merusak kulit karena perlindungan tak maksimal.

Lalu, kandungan apa yang biasa meningkatkan SPF pada tabir surya?

"Ada dua macam penyebabnya, yaitu secara fisik dan kimia. Tapi kebanyakan dari fisik, yaitu titanium dioksit," katanya.

Ia menambahkan, kandungan tersebut memang ampuh melindungi kulit dari sinar UV namun akan meninggalkan bekas putih yang merupakan efek saat pemakaian.


(ELG)