Gejala Infeksi pada Tali Pusat Bayi

Yatin Suleha    •    Selasa, 06 Sep 2016 10:55 WIB
kesehatan anak
Gejala Infeksi pada Tali Pusat Bayi
(Foto: Huffingtonpost)

Metrotvnews.com, Jakarta:  Bagi ibu baru, merawat tali pusat bayi merupakan hal yang susah-susah gampang. Ada kalanya ibu baru megikuti saran nenek dan kakek dengan membubuhkan bermacam bahan ke tali pusatnya.
 
Dr. Robert Soetandio, SpA, M.Si. Med, dari Rumah Sakit Awal Bros, Tangerang, Banten, menganjurkan untuk tidak memberikan bahan apa pun pada tali pusat si kecil karena dapat berdampak pada terjadinya infeksi di tali pusat bayi.
 
Ia menjelaskan ada beberapa hal yang bisa Anda ketahui jika tali pusat si kecil mengalami infeksi, yaitu::

1. Tercium bau di tali pusat bayi.

2. Timbul ruam merah atau bengkak di sekitar pangkal tali pusat.

3. Bisa disertai nanah atau cairan lengket jernih.

4. Pada beberapa kasus disertai keluhan sistemik, seperti demam, malas minum ASI, dan lain-lain.
 
 
Jika bayi baru lahir terdeteksi mengalami infeksi tali pusat, dr. Robert menyarankan untuk segera lakukan beberapa hal ini:
 
1. Segera periksakan ke dokter. Bila telah terjadi infeksi, dokter akan memberikan antibiotik dan terapi lokal untuk mengurangi jumlah bakteri di sekitar pusar.

2. Menghindari kontak langsung dengan air kencing bayi, karena air kencing tersebut adalah salah satu penyebab timbulnya infeksi pada tali pusat bayi. Untuk itu, memakaikan popok sekali pakai sebaiknya di bawah pusar.

3. Merawat tali pusat dengan prinsip bersih dan kering. Jadi, saat memandikan bayi, tali pusat juga digosok dengan air dan sabun, lalu dikeringkan dengan handuk bersih terutama daerah tali pusat yang masih berwarna putih di bagian pangkalnya (tali pusat yang bermuara ke perut bayi). Bagian pangkal ini bisa dibersihkan dengan povidone iodine cotton bud. Dan biarkan terbuka sehingga cepat mengering, atau dibungkus dengan kasa kering. 
 


(TIN)