Metode Baru untuk Mengurangi Risiko Kehilangan Pendengaran pada Pasien Kanker

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 16 Sep 2017 15:33 WIB
kanker
Metode Baru untuk Mengurangi Risiko Kehilangan Pendengaran pada Pasien Kanker
Metode Baru untuk Mengurangi Risiko Kehilangan Pendengaran pada Pasien Kanker (Foto: shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian telah menemukan metode magnetik baru untuk mencegah dampak kehilangan pendengaran hingga 50 persen akibat penggunaan obat kemoterapi.

Cisplatin adalah obat yang umumnya digunakan untuk mengobati kanker anak dimana efek kehilangan pendengaran cukup besar, dengan presentase 9 dari 10 anak yang mengikuti pengobatan.

Steroid adalah jenis obat yang bisa mengurangi risiko kehilangan pendengaran akibat Cisplatin, namun obat tersebut juga mengurangi efektivitas cisplatin dalam membunuh sel kanker.

Artinya, diperlukan obat yang secara langsung diberikan pada daerah koklea agar efektif mencegah efek tersebut.

Dalam studi tersebut, para peneliti menggunakan medan magnet untuk mendorong nanopartikel besi yang terlipat ke dalam koklea atau telinga bagian dalam dan mengurangi gangguan pendengaran pada tikus yang diobati dengan obat kemoterapi cisplatin sebanyak 50 persen.

"Penelitian yang sedang berjalan ini memberikan cara baru untuk melindungi pendengaran anak-anak selama pengobatan kanker dengan menggunakan cisplatin yang dapat menyebabkan sel rambut sensor dalam koklea dapat mendeteksi suara hingga meninggal ," tukas Ralph Holme selaku direktur penelitian dari badan amal  Action on Hearing Loss di Amerika Serikat.

Studi yang dipublikasi dalam Frontiers in Cellular Neuroscience tersebut menunjukkan bahwa pendekatan tersebut secara ini secara signifikan lebih efisien daripada suntikan intra-timpani normal dan dapat digunakan untuk mengantarkan obat apapun ke telinga, mata atau, dalam kulit.

Peneliti mengantisipasi bahwa pendekatan baru tersebut juga dapat digunakan untuk memberikan berbagai perawatan gen, gen dan stem cell berbasis obat untuk mengobati berbagai jenis gangguan pendengaran.

 


(ELG)