Ketahui Perbedaan Petroleum Jelly dengan Pelembab Biasa

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 27 Jul 2017 08:00 WIB
kesehatan
Ketahui Perbedaan Petroleum Jelly dengan Pelembab Biasa
(Foto: Reader Digest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi Anda yang biasa menggunakan pelembab kulit, tentunya tak asing dengan petroleum jelly. Pelembab ini memiliki kandungan oklusif yang dapat membantu memperbaiki kekeringan dan mengurangi penguapan air dari permukaan kulit.

Petroleum jelly juga memudahkan lapisan epidermis berfungsi dengan normal.

Berbeda dengan losion tubuh yang umumnya encer, tekstur petroleum jelly cenderung lebih pekat.

"Hal ini dikarenakan petroleum jelly tak punya kandungan air sehingga saat dioleskan ke kulit pun perlu digosok-gosok lebih dulu, tak bisa mengalir sendiri," terang dokter spesialis kulit kelamin Dr  dr Tjut Nurul Alam Jacoeb, SpKK (K) dalam peluncuran Vaseline Repairing Jelly, Rabu (26/72017).

Dengan menggosokkan pada kulit, komposisi pelembab tersebut akan berubah menjadi lebih berminyak sehingga terasa lebih encer dibanding sebelumnya. Selain itu, daya serap pada pelembab petroleum jelly juga lebih dalam dibandingkan dengan pelembab biasa yang mengandung banyak kandungan air.

Pelembab petroleum jelly sendiri lebih disarankan untuk penggunaan pada bagian kukit yang tebal, seperti tumit atau siku, dan bisa digunakan kapan pun.

Dari segi efek samping, pelembab jenis ini tergolong inert. Artinya, tak ada bahan aktif yang dapat memberikan efek berbahaya. Hal ini terbukti dari penggunaan petroleum jelly yang tetap aman pada bagian di sekitar mata.

Namun, dokter yang biasa disapa dr Poppy tersebut tak menyarankan penggunaan pelembab petroleum jelly saat berada pada suasana yang panas. Hal ini dikarenakan hal tersebut dapat menghalangi penguapan berupa keluarnya keringat dari dalam tubuh ke permukaan kulit.

"Pemakaian di udara lembab membuat kulit menjadi menahan keringat di dalam lapisan kulit sehingga bisa memicu biang keringat," tukasnya.




(DEV)