Pria Ini Baru Sadar Sakit Jantung Setelah Serangan Ketiga

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 22 Sep 2016 18:18 WIB
kesehatan jantung
Pria Ini Baru Sadar Sakit Jantung Setelah Serangan Ketiga
(Foto: Metrotvnews.com/ Sri Yanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Serangan jantung tak selalu disadari saat pertama kali terjadi. Pasalnya, banyak orang yang menyepelekan gejalanya karena mirip dengan masuk angin.


Hal tersebut pernah dialami seorang penderita Penyakit Jantung Koroner, bernama Oenedo Gumarang. Pria 57 tahun ini baru menyadari penyakitnya setelah melewati 3 kali serangan.

"Saat itu saya senang asyik nyanyi bersama teman-teman pada pukul 23.00 WIB, tiba-tiba muncul rasa seperti mag. Kemudian saya minum, tiba-tiba terasa panas dan keluar keringat" ujar Oenedo yang hadir dalam diskusi 'Kenali Faktor Risiko Penyakit Jantung & Pencegahannya,' di Jakarta, Kamis (22/9/2016). Pria yang akrab disapa Edo tersebut kemudian memanggil temannya untuk minta diantarkan pulang. Saat itu ia juga minum obat mag. Namun, rasa tak nyaman tak kunjung hilang sehingga ia pun memutuskan periksa ke dokter jantung di sebuah rumah sakit pada pukul 4.00 WIB dini hari.

"Saat diperiksa dengan detail, termasuk rekam dan katerisasi (memasukkan kamera ke dalam pembuluh darah), ternyata ada banyak sumbatan dan harus segera dioperasi," terangnya.

Dokter yang memeriksa menjelaskan, bahwa apa yang dialami Edo merupakan serangan ketiga. Dua serangan sebelumnya tak disadari Edo lantaran ia merasa tekanan darahnya normal.

Kualitas kesehatan Edo sempat menurun pascaoperasi. Perubahan irama jantung membuat nafsu makannya berkurang. Ia juga mengalami gangguan pada indera penciuman, dan sering batuk saat menjalani aktivitas sehari-hari.

Gara-gara hal tersebut, bobot tubuh Edo bahkan turun drastis, dari 84 kg menjadi 65 Kg.

Untuk meningkatkan kualitas hidupnya, Edo akhirnya memutuskan menggunakan alat pacu jantung dengan biaya yang tak sedikit. Tak kurang dari Rp400 juta dikeluarkannya untuk pemasangan alat tersebut.

Berkaca dari apa yang dialaminya, Edo berpesan kepada mereka yang masih sehat untuk menjaga kesehatan jantungnya.

"Sebaiknya tidak merokok, dan hindari makanan yang mengandung  kolesterol jahat. Dulu saya adalah perokok yang tiap harinya menghabiskan empat bungkus. Tapi bukan karena sering mengisap, melainkan karena menghirup asap rokok yang didiamkan di asbak," pungkas pria yang berprofesi sebagai dokter sekaligus seniman itu.


Lihat Video:  Manfaat Dark Chocolate Bagi Kesehatan





(DEV)