Alasan Kenapa Bumil Tak Boleh Tidur Telentang

Anggi Tondi Martaon    •    Selasa, 28 Nov 2017 13:36 WIB
kesehatan ibu
Alasan Kenapa Bumil Tak Boleh Tidur Telentang
Ibu hamil sebaiknya tidak tidur telentang (Foto: Shutterstock)

Jakarta: Ibu hamil tidak disarankan tidur telentang karena dapat meningkatkan risiko stillbirth, kematian bayi sebelum lahir.

Kesimpulan ini didapatkan dari sebuah penelitian yang dilakukan MiNESS terhadap 1.000 wanita hamil. Mereka yang memilih posisi tidur telentang rentan mengalami stillbirth. Bahkan, 291 dari 1.000 kehamilan berakhir dengan stillbirth.

Selain itu, satu dari 225 kehamilan di Inggris berakhir pada stillbirth. Sementara, 130 bayi bisa dilahirkan dengan selamat jika ibunya tidur dengan posisi tidur menyamping.

Oleh karenanya, Prof Alexander Heazell, direktur Tommy's Stillbirth Research Centre di St Mary's Hospital di Manchester, menyarankan agar wanita hamil menerapkan posisi miring saat tidur.

Peneliti beranggapan, jika wanita hamil tidur telentang maka akan memberikan tekanan pada pembuluh darah dalam rahim yang kemudian dapat membatasi aliran darah dan oksigen ke bayi.

Salah satu anggota British Journal of Obstetrics and Gynaecology (BJOG) Edward Morris menyambut baik hasil riset tersebut.

Untuk ibu hamil, berikut posisi tidur yang direkomendasikan.

- Menempatkan bantal di bagian belakang badan agar tubuh lebih nyaman dalam posisi miring.

- Jika Anda bangun pada malam hari, periksa posisi tidur anda. Jika, anda tidur dalam posisi terlentang, maka kembalilah pada posisi miring.

- Tidak ada perbedaan antara miring ke kiri atau kanan. Studi tidak menemukan perbedaan risiko antara kanan atau kiri.




(DEV)