Sleep Apnea Bisa Merusak Sistem Peredaran Darah dalam Tubuh

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 19 Nov 2016 19:00 WIB
tidur
Sleep Apnea Bisa Merusak Sistem Peredaran Darah dalam Tubuh
Sleep Apnea Bisa Merusak Sistem Peredaran Darah dalam Tubuh (Foto: gettyimages)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa sleep apnea, sebuah kondisi di mana seseorang berulangkali berhenti bernapas selama beberapa saat saat tertidur dapat memengaruhi aliran tekanan darah.

Sleep apnea menyebabkan kadar oksigen dalam tubuh sering menurun, atau dikenal dengan hipoksia intermiten.

Studi tersebut menemukan bahwa fluktuasi kadar oksigen selama enam jam karena sleep apnea dapat memperburuk sistem peredaran darah seseorang dimana pengaturan tekanan darah menjadi terganggu.

"Di saat sleep apnea terbukti memiliki keterkaitan dengan tekanan darah tinggi, studi kami menunjukkan bawah kondisi ini juga memiliki dampak pada sistem kardiovaskular yang dapat terjadi dalam satu hari," ujar peneliti Glen Foster, Asisten Profesor di University of British Columbia Okanagan kampus di Kanada.

Uniknya, perubahan tersebut terjadi pada orang dewasa muda sehat yang tidak biasa mengalami sleep apnea.

Sebagai bagian dari studi, Foster meneliti dampak dari hipoksia intermiten pada sistem kardiovaskular pada beberapa orang dewasa muda yang sehat. Peserta penelitian mengenakan masker ventilasi selama enam jam dan kadar oksigen diubah untuk meniru gejala sleep apnea.

Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Physiology tersebut menemukan bahwa sleep apnea mengganggu fungsi sensor baroreseptor-biologis dalam mengatur tekanan darah.

Selain itu, pola alirah darah pada kaki juga akan mengalami kerusakan dari waktu ke waktu sehingga dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah.

'Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi bagi orang yang menderita sleep apnea harus segera dilakukan setelah kondisi ini didiagnosis, "kata Foster.





(ELG)