Cara Mencegah Keracunan Bakteri E. Coli

Torie Natalova    •    Senin, 05 Jun 2017 14:38 WIB
kesehatan pencernaan
Cara Mencegah Keracunan Bakteri E. Coli
Kuman bisa diinternalisasi jika tempat atau air untuk mencucinya 10 derajat lebih dingin daripada buah atau sayurannya. (Foto: Rodalwells.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: E. coli adalah sejenis bakteri yang hidup di saluran pencernaan banyak hewan. Masalahnya, bakteri ini dapat berkembang dalam tubuh manusia. Tidak semua E.coli bersifat patogen, tetapi sumber patogen paling umum seperti pupuk kandang yang tidak digunakan dengan benar.

Cara mencuci makanan yang tidak bersih dan fasilitas pencucan yang terkontaminasi juga merupakan titik-titik yang memungkinkan makanan dapat terkontaminasi.

Bakteri E.coli dapat mengganggu pencernaan Anda. Dan berikut adalah beberapa cara untuk mencegah bakteri E.coli masuk ke dalam tubuh Anda.

(Baca juga: Saluran Cerna Anak Sensitif? Berikan Makanan Ini)



1. Cuci semuanya termasuk tangan
Cuci tangan Anda dengan air sabun sebelum memegang makanan. Selalu cuci produk Anda sebelum dikonsumsi termasuk kulit buah. Karena, kulit buah memungkinkan kontaminasi memasuki bagian buah yang Anda makan.



2. Jaga kebersihan peralatan yang dipakai

Gunakan air sabun atau larutan air cuka untuk membersihkan meja, talenan dan permukaan lainnya yang bersentuhan dengan makanan mentah. Hindari makan daging yang dimasak di piring atau wadah yang kotor.



3. Masak kecambah dengan benar

Kecambah atau toge bisa menjadi makanan penuh nutrisi jika dikonsumsi mentah. Namun, memasak toge dapat menurunkan risiko penyebaran penyakit bawaan dari makanan tersebut. Selain kecambah, penting juga memasak daging pada suhu yang tepat untuk mematikan bakteri yang ada pada daging. 

Biasanya, buah atau sayuran yang terkontaminasi bakteri E. coli kemungkinan besar berasal dari luar. Kuman bisa diinternalisasi jika tempat atau air untuk mencucinya 10 derajat lebih dingin daripada buah atau sayurannya. Ada beberapa makanan yang lebih cenderung menyebabkan E. coli seperti susu mentah, hamburger, toge dan sayuran hijau.








(TIN)