Kebiasaan Berikut Memperparah Konstipasi

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 26 May 2017 10:33 WIB
kesehatan
Kebiasaan Berikut Memperparah Konstipasi
(Foto: tqn)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sembelit adalah salah satu masalah pencernaan yang tak sedikit orang alami. Bahkan, ada beberapa hal yang dapat memperparah gangguan yang yang membuat nyaman tersebut.

Berikut adalah beberapa kebiasaan yang membuat konstipasi semakin menjadi.

1. Jam makan tak teratur

Kebiasaan makan dengan jadwal yang tak jelas membuat nutrisi dalam tubuh tidak seimbang. Selain itu, pilihan yang lebih condong ke makanan cepat saji yang tinggi karbohidrat dan lemak sehingga memengaruhi konsistensi feses.

2. Terlalu banyak kafein

Minun satu atau dua gelas kopi atau teh di pagi hari masih tergolong aman untuk pergerakan usus. Namun, jika berlebihan, makan Anda bisa mengalami depresi yang memicu sembelit karena tubuh kekurangan air dalam tubuh.

3. Merokok

Banyak orang berpendapat merokok dapat membuat seseorang mudah buang air besar. Hal tersebut memang tak salah, karena dapat menjadi stimulus. Namun, dampaknya, tubuh akan mentoleransi nikotin dan Anda perlu meningkatkan intensitas merokok untuk mendorong fungsi sistem agar terstimulus. Hal itu tentunya dapat mengakibatkan sembelit semakin parah.

4. Konsumsi alkohol

Meskipun alkohol dapat memicu buang air kecil, alkohol juga tinggi karbohidrat dan lemak yang sama seperti makanan cepat saji. Kandungan tersebut membuat fese sulit keluar sehingga berujung pada konstipasi.

5. Kurang minum air

meskipun intensitas buang air kecil besar karena konsumsi minuman seperti teh, kopi, atau air soda; asupan air putih yang kurang dapat menyebabkan dehidrasi yang  berdampak buruk pada pengeluaran feses.

6. Kurang gerak

Bagi pekerja kantor, ini adalah kebiasaan yang buruk. Gaya hidup tersebut biasanya menyebabkan kebiasaan tak baik seperti terlambat makan dan memilih makanan tak sehat seperti makanan yang tinggi kalori atau karbohidrat dan kafein. Akibatnya, Anda akan mengalami gangguan tidur dan selanjutnya merembet ke masalah pencernaan.


 


(DEV)