Pentingnya Tambahan Kalori untuk Pemenuhan Gizi Janin

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 12 Nov 2016 21:33 WIB
tumbuh kembang bayi
Pentingnya Tambahan Kalori untuk Pemenuhan Gizi Janin
Acara pembukaan 150 Years Nestlé Story (Foto: Metrotvnews/Yanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Seiring bertambahnya usia, kebutuhan gizi pun semakin banyak dan berbeda. Bahkan, sejak dalam kandungan, gizi anak sebaiknya sudah diperhatikan.

"Masing-masing tahapan kehidupan punya kebutuhan spesifik yang berbeda yang harus dipenuhi kalau ingin sehat optimal hingga tua," ujar dokter spesialis gizi klinik dr. Fiastuti Witjaksono, M.S, Sp.GK dalam acara pembukaan 150 Years Nestlé Story, di Jakarta, Sabtu (12/11/2016).

Nutrisi yang masuk ke dalam tubuh anak sudah dimulai sejak masa kehamilan di mana dalam pemenuhan sang ibu dianjurkan untuk meningkatkan 300 kalori dan protein sebanyak 15 gram per hari dari porsi normal. Selain itu, kebutuhan mineral dan vitamin lain seperti kalsium, zat besi, dan asam folat pun bisa dipenuhi melalui makanan biasa.

"Selama hamil, pola makan hatus tetap dijaga dan diberikan secara khusus karena untuk mengatasi  beberapa masalah kehamilan seperti morning sickness atau tak suka jenis makanan tertentu," katanya.

Masalah kesehatan pada seseorang bisa dipicu sejak berada dalam kandungan. Contohnya, bila  seorang wanita hamil kekurangan protein, maka hal tersebut akan membuat pembuluh darah anak yang sedang dibentuk dalam janin menjadi tak baik.

"Efeknya, sang anak bisa jadi menderita hipertensi saat berusia sekitar 30 tahun-an. Oleh karena itu, ibu hamil harus benar-benar memikirkan nutrisi yang masuk dalam tubuh dan janin," sarannya.

Sementara itu, setelah melahirkan, ibu tetap harus meningkatkan 500 kalori dibandingkan sebelum hamil. Selain itu, ibu juga dianjurkan untuk menghindari makanan yang menyebabkan alergi.

"Perlu diketahui bahwa alergi anak juga ditentukan gimana ibu konsumsi makanan. Coba hindari kacang dan putih telur yang paling sering menyebabkan alergi," pungkasnya.




(ELG)