7 Alasan Mengapa Anda Sering Buang Angin

Torie Natalova    •    Jumat, 25 Nov 2016 10:09 WIB
kesehatan
7 Alasan Mengapa Anda Sering Buang Angin
Sembelit memicu buang angin (Foto:Medicalnewstoday)

Metrotvnews.com, Jakarta: Buang angin atau kentut sebenarnya baik untuk kesehatan. Namun karena acap berbunyi dan mengeluarkan aroma tak sedap, orang yang kentut di depan umum menjadi malu.

Sebenarnya, bagaimana kentut bisa terjadi? Ahli pencernaan di NYU Langone Medical Center, Lisa Ganjhu, menjelaskan beberapa hal berikut ini mengenai penyebab kentut.

1. Minum soda

Minum minuman bersoda, mengunyah permen karet, dan menggunakan sedotan dapat menyebabkan udara terjebak di dalam kolon. Kondisi ini menyebabkan Anda kentut. Jika Anda tak ingin sering kentut, sendawa menjadi jalan agar kentut tidak keluar dan angin keluar dari atas.

2. Makan terlalu banyak makanan manis

Tubuh Anda tidak mencerna gula faux seperti sorbitol atau zylitol (pemanis pada permen karet bebas gula), sehingga mereka bisa diam di dalam usus dan berfermentasi. Gula alami dapat mebuat Anda kentut juga, terutama fruktosa, gula yang ada dalam buah. Ini karena beberapa orang tidak memiliki enzim yang diperlukan untuk menghancurkannya.

3. Makan sayuran mentah

Sayuran mengandung serat alami yang baik untuk pencernaan. Namun, sayuran jenis kubis mengandung karbohidrat yang membuat mereka sulit dicerna. Saat mereka diam di usus, itulah yang dapat menyebabkan gas.

4. Stres

Usus dan emosi terhubung oleh jaringan saraf dan neurotransmitter. Ini berarti, pikiran yang bermasalah dapat mendatangkan masalah pula untuk usus Anda. Jika ingin menghindari ini, cobalah teknik pernapasan dengan meditasi untuk menenangkan pikiran dan tubuh.

5. Minum susu

Intoleransi laktosa atau ketidakmampuan untuk menghasilkan enzim yang mencerna susu (laktat) dapat muncul seiring pertambahan usia. Inilah yang dapat menyebabkan Anda kentut atau sakit perut ketika usai makan es krim atau minum susu. Agar perut terasa nyaman, cobalah untuk menghindari produk susu.

6. Usai melahirkan

Melahirkan melalui vagina dapat merusak otot dan saraf di sekitar anus dan membuat Anda sering kentut. Sebuah studi di Swedia menemukan hingga 25 persen wanita mengidap masalah perut kembung hingga lima bulan setelah melahirkan.

7. Sembelit

Saat sembelit, kotoran akan diam di sekitar usus, dan melepaskan asap. Untuk sementara, hindari makanan yang  mengandung karbohidrat sulit cerna. Dengan demikian, Anda dapat menemukan makanan apa yang memicu Anda sembelit.


(ROS)