Volume Musik Berpengaruh pada Pemilihan Menu Makanan di Restoran

Sri Yanti Nainggolan    •    Senin, 28 May 2018 07:10 WIB
psikologi
Volume Musik Berpengaruh pada Pemilihan Menu Makanan di Restoran
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Springer menemukan bahwa volume musik di restoran memengaruhi pilihan makanan. (Foto: Jacek Dylag/Unsplash.com)

Jakarta: Musik di restoran tak hanya meramaikan suasana, tetapi juga bisa memengaruhi pilihan makanan. 

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Springer menemukan bahwa volume musik di restoran memengaruhi pilihan makanan konsumen karena memiliki dampak langsung pada detak jantung. 

Misalnya, musik yang lebih lembut memiliki efek menenangkan dan membuat Anda lebih sadar dalam memilih menu makanan, sementara lingkungan yang lebih keras meningkatkan stimulasi dan tekanan, membuat konsumen lebih condong ke makanan tak sehat.

"Restoran dan supermarket dapat menggunakan musik ambient secara strategis untuk memengaruhi perilaku pembelian konsumen," kata penulis studi Dr Dipayan Biswas dari University of South Florida.

(Baca juga: Selain Gandum, Makanan Sehat Ini Wajib Dikonsumsi Wanita)


(Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Springer menemukan bahwa volume musik di restoran memengaruhi pilihan makanan konsumen karena memiliki dampak langsung pada detak jantung. Foto: Courtesy of Independent.co.uk)

Ia melanjutkan, atmosfer ritel menjadi alat strategis yang semakin penting untuk toko dan restoran. Musik ambien dan latar belakang kebisingan adalah elemen atmosfer yang sangat penting mengingat di mana-mana dalam pengaturan ritel.

Biswas melakukan eksperimen di sebuah kafe di Stockholm di mana berbagai genre musik dimainkan secara terpisah pada tingkat suara 55Db dan 70Db. Terdapat tiga pilihan menu makanan, yaitu makanan sehat, makanan tak sehat, dan makanan netral. 

Para peneliti kemudian menganalisa perilaku pelanggan selama beberapa jam dalam beberapa hari. Hasilnya, 20 persen orang memesan sesuatu yang tidak sehat ketika terkena musik yang lebih keras daripada mereka yang makan malam selama waktu yang lebih tenang.





(TIN)