Mengenal ALS, Penyakit yang Diderita Stephen Hawking

Yatin Suleha    •    Rabu, 14 Mar 2018 12:32 WIB
stephen hawking
Mengenal ALS, Penyakit yang Diderita Stephen Hawking
Faktanya ALS tak dapat disembuhkan, namun treatment untuk mengurangi dan membantu dari gejala penyakit ini dapat meningkatkan kualitas kehidupan pasien dengan ALS. (Foto: Dok. AFP/Niklas Halle'n)

Jakarta: Hari ini, 14 Maret 2018 dunia telah kehilangan sosok ahli fisika teoretis dan kosmologi yang termasyur, Stephen Hawking dalam usia 76 tahun.

Walau sejak tahun 1974 telah dinyatakan menderita Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) yang membuatnya tak mampu makan, atau bangun tidur sendiri serta kehilangan suaranya, namun semangatnya dan daya juangnya yang tinggi menjadi sebuah inspirasi bagi semua orang.

Mengenal Penyakit ALS

ASL yang diderita oleh Stephen Hawking menurut keterangan dari situs WebMD.com adalah termasuk penyakit yang sangat langka. CDC mengestimasi ALS antara 14.500 sampai 15.000 orang di Amerika menderita hal yang sama seperti Hawking. 

(Baca juga: Metode Endoskopi, Solusi Bagi Penderita Saraf Kejepit yang Takut Operasi)

Dan pada 2016, dengan jumlah sekitar 5000 orang terdeteksi menderita penyakit ini. Secara luas, diperkirakan ALS dapat berdampak kepada 2-5 orang setiap 100.000 orang. Dan ALS merupakan penyakit sistem saraf yang melemahkan otot-otot dan memengaruhi fungsi fisik.

"Pada penyakit ini, sel-sel saraf rusak, yang mengurangi fungsi pada otot yang disuplai. Penyebabnya tidak diketahui. Gejala utamanya adalah otot melemah. Pengobatan dan terapi dapat memperlambat ALS dan mengurangi ketidaknyamanan, tetapi tidak ada obatnya," tulis dalam laman yang sama. 

Angka Harapan Hidup

Dalam laman WebMD.com juga menyatakan bahwa kebanyakan orang dengan ALS atau Lou Gehrig-penyakit motor neuron (MND) hanya mampu bertahan 3-5 tahun, namun masih ada 10 persen pasien dengan ALS dapat hidup 10 tahun lebih lama dari itu. 

Faktanya ALS tak dapat disembuhkan, namun treatment untuk mengurangi dan membantu dari gejala penyakit ini dapat meningkatkan kualitas kehidupan pasien dengan ALS. Penerima 15 penghargaan dari berbagai bidang ini meninggalkan tiga anak dari pernikahan pertamanya yaitu, Robert (lahir 1967), Lucy (lahir 1969), dan Timothy (lahir 1979). 








(TIN)